Little Fella

6.7K 43 9
                                        

Lee Sangyeon x Moon Hyungseo

Sangyeon menemukan rumah baru untuk hybrid jenis cheetah yang baru saja dibawa anak buahnya ke laboratarium, yaitu dirinya sendiri. 

Warning : omega hybrid!kevin; first heat; self-lubricated; first time; sangyeon is a daddy no need to thank me.

***

Sebuah penelitian besar sedang berlangsung di laboratorium bagian hewan liar dimana melibatkan seorang ilmuwan sekaligus menjabat sebagai kepala departemen yang tengah berkonsentrasi menghadapi spesies temuan mereka. Tim berisikan enam orang tersebut spontan menolehkan kepala saat beberapa anggota masuk membawa sebuah kandang.

Sangyeon mengerutkan kening, "Ada apa?"

"Kami menemukannya di sekitar bangunan tua sedang berkeliaran, Pak." lapor salah satu anak buah, buru-buru kandang besi sekuat tenaga kuda diturunkan. Mengundang geraman marah dari penghuninya. Sangyeon memperhatikan si makhluk. Jenis Cheetah, sangat langka bisa sampai ke kota kecuali dipelihara atau diperjual-belikan di pasar manusia. Apalagi wajahnya terlihat begitu muda dan tersampir gurat-gurat trauma tersirat di sana. Dia tidak mungkin ditinggal di fasilitas, bisa-bisa hybrid lain kena ancaman olehnya.

"Namanya?"

"Dia tidak memberitahu, kami langsung diserang sesudah melihatnya,"

Pria berambut cokelat menggumam-gumam, memikirkan kemungkinan, tergerak hati ingin membawa pulang tapi harus melewati sekian banyak rangkaian. Ah, anak buahnya pasti mengerti, Sangyeon dapat melihat bekas cakaran di permukaan kulit mereka. 

"Jenis?"

Haeri membuka sebuah map, membacakan detail-detail yang ditemukan mengenai si hewan separuh manusia hasil penangkapan. "Mamalia, cheetah hybrid, kemampuan berlari seperti hewan cheetah kebanyakan, memiliki dua gigi taring, second gender tidak diketahui, penyerangan pertama berupa cakaran di bagian wajah,"

"Makanan?"

Mereka saling berpandangan, "Daging?"

Sangyeon mendengus, "Hybrid berbeda dengan hewan asli,"

"Mostly meat, Sir," celetuk Gina hati-hati, "kami memberinya sekotak daging segar supaya dia tidak macam-macam selama di perjalanan," sang atasan berjongkok untuk melihat dekat-dekat, menyelami manik emas yang garang mendesis begitu mendapati jarak tipis di antara mereka. Sangyeon mematri senyum kecil sebelum berdiri tegak kembali. "Pak?"

"Send him home."

Anak buahnya menunggu perintah selanjutnya sebab ambigu pada suruhan tersebut. Pria gagah itu menghela napas lelah. "To my house,"

"Bapak mau pelihara? He's a wild-"

"Believe me you don't wanna him here,"

Akhirnya kandang besi berisi hybrid cheetah tersebut diangkat keluar ruangan, dan Sangyeon melanjutkan penelitiannya lagi meskipun hati kecil mengarah ke penghuni baru rumahnya nanti. Mungkin dia bisa menghilangkan rasa traumatis di lelaki manis bermanik emas itu.

Dalam waktu sebulan, Sangyeon belum tahu apa-apa soal cheetah yang dibawa ke hunian. Dia disibukkan pekerjaan, dan membiarkan si hewan bermain sendirian, menikmati betapa luasnya rumah difasilitasi hutan mini di pekarangan belakang. Dengan keamanan bertingkat tentu saja, tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan kabur, bukan?

Dia memberitahu seluruh asisten yang bekerja di sana untuk bergaya seperti hantu atau bayangan kepada si Cheetah. Jangan sampai menampakkan diri secara tiba-tiba, bahkan dilarang menegur apa yang ia lakukan. Bereskan kekacauan tanpa ada teriakan. Hybrid itu mulai terbiasa dalam rumah baru, lantaran diatur senyaman maksimum.

BOYZ SOLID GOLD🔞✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang