ji chamin x choi chanhee
slight! kim younghoon x choi chanhee
***
warning : genderswitch; femdom; porn with plot; not italic karena author mager
***
“Thank god she's alive.”
Chamin mendongakkan kepala ketika mendengar Keva bersuara. Teman perempuan asal Canada tersebut ternyata merujuk kepada sosok cantik favorit sekolah yang duduk tak jauh dari mereka.
“Kau beri dia apa memang?”
Si imut mengendikkan bahu, “Nothing,” jawabnya mendapat kerutan dahi sangsi. “I gave her nothing,”
Pendusta. Lebih tepatnya pleasure.
Keva mengangguk-ngangguk, ingin segera percaya tapi apa daya tak sanggup. Dia merongrong kembali secara halus. “Really? You're not doing anything stupid, were you?“
Chamin mendengus, meraih air mineral lalu meneguk perlahan untuk membasahi kerongkongan. Jangan sampai si Canada ini tahu apa yang sudah ia lakukan bersama Chanhee. “Who do you take me for?”
“A psycho, a cute one,”
Dia tertawa kecil mendengar pujian atau hinaan itu. Tidak terlalu mengubris maupun melanjutkan percakapan. Selagi Keva tak menaruh perhatian, ia mencuri-curi pandang ke arah Chanhee. Menemukan si gadis sedang tertawa sebelum Younghoon datang menghampiri.
Younghoon hendak mendaratkan ciuman tetapi Chanhee menahan dan ekor matanya beradu tatap dengan Chamin walau sepersekian detik. Gelengan kepala terlihat dalam pandangan seolah-olah primadona sekolah tak mau mencari keributan.
“Yo, Min,” Chamin menatap Keva lagi, menaikkan alis. “kau bisa membuat lubang di kepala mereka kalau terus-terusan menatap seperti itu,”
Gadis surai hitam hanya menghela napas kecil sebelum melanjutkan makan. Melirik ke arah Chanhee yang nampak kebelet di hadapan kekasih sendiri. Tanpa sadar ia tersenyum miring, merindukan kehadiran gadisnya sekarang.
“Girl, who got you smiling like that?”
Ah. Seandainya Moon Keva tahu.
***
Pintu apartemen tertutup begitu saja ketika Chanhee berada di dapur. Dia sangat tahu siapa pemilik dari derap langkah kaki yang cepat itu.
Sudah hampir dua minggu mereka bertemu. Sepertinya gadis tersebut memang tertarik dengannya.
Chanhee diam saja saat figurnya dipeluk dari belakang, pura-pura sibuk menuang kopi instan di atas susu cair untuk menenangkan diri sesaat.
“Chanhee-ya..”
“Hm?”
“Aku merindukanmu.”
Si gadis mendengus, mengaduk latte menggunakan sedotan besi milik sendiri. “Kita satu sekolah, Chamin.”
Chamin mengeratkan rangkulan di pinggang, menyandarkan dagu di atas bahu landai, sebelum menghirup aroma vanilla di ceruk leher. “Kita tidak sekelas, Sayang.”
“Chamin stop–” gadis itu berusaha melepaskan, tetapi Chamin being an adorable psychopath she is, tetap mengeratkan pelukan mereka meski sepihak.
“Kenapa? Biasanya kau tidak marah kalau kupanggil Sayang,” jawab si surai hitam setengah merajuk. Jantung Chanhee berdetak cepat lagi, akhir-akhir ini setiap ia menghabiskan waktu bersama Chamin, rasanya berbeda dari yang lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
BOYZ SOLID GOLD🔞✔
FanficKumpulan Oneshot🔞 untuk beberapa kapal The Boyz (mostly kesukaan Finn; Noname; Nett) ⚠️ : kalian tau ini dewasa kan? Ya benar. Dan jika rating 18 sudah ditaroh di judul itu berarti kalian siap dengan konsekuensinya saat membuka isi cerita ini ⚠️res...
