Lee Juyeon x Girl!Lee Hyunjae
.
.
Lima tahun jadi anak baik-baik cuman karena business trip hubungan profesionalitas mereka balik kanan, bubar jalan
Warning : girl!hyunjae; office!au; ceo!juyeon; mau bikin hyunjae kayak isyana (super random) tapi ternyata juga sangean (hyunjae di help me doctor); bahasa non baku; banyak candaan garing (karena aku receh hehe)
.
.
.
"Ngapain Pak?"
Siku Juyeon nyaris terpleset dari pijakan saat mendengar nada penghakiman sosok familiar, ia cukup terkejut pada kemunculan mendadak sang sekretaris kesayangan di balik pintu ruangan berbahan baja ringan.
"Kamu ngapain kayak maling gitu?"
Hyunjae menyengir, mata mengerling-ngerling jenaka sebelum berdiri tegak penuh percaya diri seraya menyelipkan badan langsing melewati celah pintu yang baru saja dia buat. "Tanda tangan." ujarnya tanpa basa-basi menyodorkan sebuah map berisi dua lembar kertas putih tepat ke arah Juyeon. Dimana banyak potongan-potongan sedotan berserakan di meja sang atasan, entah hendak membuat apa.
Manik menelisik setiap paragraf, bukan per kata, sehingga alis pria lebih tua mengerut, "Ini apa, Jae?"
"Laporan pertanggungjawaban, Pak.'
"Loh? Bikin sekarang?"
Kali ini giliran si gadis yang menyeringitkan dahi, menganggap pertanyaan tersebut sangat menggelikan bagi indra pendengaran, "Pak.. kan mau business trip? Nggak mau uangnya cair?" Juyeon menatapnya bahkan sampai kepala termiring-miring, Hyunjae menatap balik, lebih menuntut supaya bos paling lemot ini paham.
Heran. Kok bisa jadi pemilik perusahaan ya? Apa karena ganteng?
Dih. Gantengan juga kakaknya di kampung halaman.
"Oh." Gadis surai cokelat tersebut menghembuskan napas lega, sedikit tenang setelah melihat pergerakan tangan Juyeon di atas kertas. "buat orang keuangan ya?"
"Iya."
Juyeon melirik sekilas, mendapati figur karyawan sedang bergoyang-goyang sesekali menggigiti kulit dalam mulut. Dia menyerahkan balik, buru-buru Hyunjae mengambil kembali map berwarna merah tersebut sembari mengulas senyum manis, tapi ada unsur jahil di setiap tarikan sudut bibir, "Makasih Pak,"
"Kamu sibuk nggak?"
"Kenapa?"
"Tahu caranya bikin bunga dari ini?" tanya Juyeon lagi memperlihatkan sedotan-sedotan yang berserakan, Hyunjae menipiskan bibir, tampak sekali hendak menahan tawa namun berusaha agar tak menyinggung perasaan si bos.
"Maaf Pak nilai kerajinan tangan saya di bawah KKM," jawabnya seraya meringis, map penting didekap erat-erat, masih memaku di tempat yang sama, memandang Juyeon bagai anak polos. Sedangkan pria rambut cepak itu mengerjap-ngerjapkan mata macam tengah memikirkan sesuatu. "buat apa sih Pak?"
"Buat Karina supaya nggak ngambek karena saya tinggal 5 hari,"
Pada akhirnya Hyunjae tak dapat menahan lebih lama, langsung aja tuh tawa halus meluncur cuma-cuma, ia membulatkan mata sambil tergesa-gesa menutup mulut, takut dipecat mendadak lantaran menertawakan kebucinan bos sendiri. "Maaf Pak."
Juyeon hanya menggumam, betul tidak merasa tersinggung sama sekali, sebaliknya ia merasa konyol sudah berbuat kayak gini. "Yaudahlah, saya belikan bunga biasa aja,"
KAMU SEDANG MEMBACA
BOYZ SOLID GOLD🔞✔
Fan-FictionKumpulan Oneshot🔞 untuk beberapa kapal The Boyz (mostly kesukaan Finn; Noname; Nett) ⚠️ : kalian tau ini dewasa kan? Ya benar. Dan jika rating 18 sudah ditaroh di judul itu berarti kalian siap dengan konsekuensinya saat membuka isi cerita ini ⚠️res...
