Chapter 21

4.3K 262 10
                                        

Gue kena palak sama readers guys suruh triple up baru cuty katanya

Mungkin ini kali ya yg dinamakan nasib author wkwkk

Ywdh deh gue up tpi double ya gk triple, jangn triple nnti kamu gumoh liat nya wkwkwk

Yang masih uring uringan mendingan vote dulu deh!!

Happy reading.

Vino tiba di perkarangan rumahnya tepat jam 4 sore, langit hari ini begitu kurang mendukung keadaan.

Vino memarkirkan kan motornya ke garasi kemudian masuk kedalam rumah.

Vino masuk kekamar, melepaskan sepatu dan melonggarkan dasi kemudian meletakan tas nya kesembarang arah lalu kemudian vino membaring kan tubuhnya keatas ranjang.

Hari ini rasanya sangat melelahkan untuk vino, dia tidak ingin berlama lama tiduran diranjang karna tubuhnya saat ini begitu lengket jadi dia memutuskan untuk mandi.

Keadaan rumah saat ini seperti biasa, mamah dan papa nya sama sama sibuk kerja, mereka kurang ada waktu buat vino.

Dan vino sendiri sudah biasa dengan hal itu.

Setelah selesai mandi vino berjalan ke arah lemari dan memakai bajunya.

Ponsel nya berdering dan saat vino mengangkatnya tertera nama gio mahendra disana yang itu artinya teman sekelasnya meneleponnya.

"Hallo" ucap vino.

"[Woy vin lu jadi kan mau ikutan nanti malam?]"balas gio dari arah sebrang sana.

" ehmm"jawab vino

"[Okeh... Gue udah bilangin ke anak anak lainnya juga]"ucap gio

"Iyah" balas vino

Vino mematikan telfon nya dengan sepihak kemudian dia turun untuk menuju kedapur karna dirinya saat ini sudah sangat lapar.

Vino membuka kulkas dan mengambil susu kotak lalu menuangkan nya kedalam gelas.

Vino terlihat tidak minat untuk memasak makanannya jadi dia memutuskan untuk memesan makanan dari luar.

15 menit kemudian makanan yang dipesan vino pun sampai, vino membuka pintu kemudian mengambil pesanannya lalu menutup nya kembali dan berjalan kearah meja makan.

Saat vino sedang makan ponsel vino kembali berdering namun kali ini si penelpon bukan lah gio melainkan eyang nya.

Panggilan kali ini melalui video call jadinya vino mengangkat kemudian mendirikan nya di sandaran gelas nya.

"Assalamu'alaikum eyang"ucap vino.

"[Waalaikumsalam cucu eyang]"balas eyangnya dari arah sebrang

" eyang apa kabar?"tanya vino

"[Eyang baik tapi eyang kangen sama kamu]" jawab eyangnya.

"Ehmm vino juga eyang" balas vino

"[Lalu kamu kapan kesini nya]" tanya eyangnya

"Belum tau eyang.... Vino masih sibuk sama sekolah"

"[Mamah papa kamu gak ada dirumah?]"

"Engga"

"[Kasihan banget cucu eyang ditinggal dirumah sendiri]"

"Gapapa eyang vino kan dah biasa... Lagi pula vino bukan anak kecil lagi" vino terkekeh

"[Hemm Iyah deh... Eh kamu lagi makan yaa?]"

"Iyah eyang"

"[Makan yang banyak yaa cucu eyang biar cepat gemuk]"

Vino terkekeh

"[Ywdh deh eyang mau istirahat eyang matiin yaa]"

"Iyahhh eyang"

"[Assalamu'alaikum]"

"Waalaikumsalam"

Vedeocall pun berakhir dan vino kembali melanjutkan makannya.

________

Setelah selesai makan vino memutuskan untuk pergi ke kamarnya lagi.

Vino tidak melakukan apapun selain bermain dengan ponselnya.

Setelah cukup lama akhirnya dirinya merasa bosan, vino melihat kearah jam yang ada di dinding kamarnya yang ternyata sudah jam 6 sore.

Vino pun pergi mandi lagi, dan setelah mandi dia memutuskan untuk turun lagi ke ruang tamu.

Vino merasa bosan dengan dirinya yang dirumah sendirian, vino tidak tau harus apa jadi dia memutuskan untuk menonton TV saja.

_______

Malam pun tiba dan malam ini pukul 8 malam vino masih berada di ruang depan menonton TV.

Bel rumah berbunyi dan dengan sangat tidak semangatnya vino membuka kan pintu dan yang terlihat dari depan pintu itu adalah gio.

"Lesu amat muka lu kayak gak tidur 2 hari 2 malam" ucap gio begitu saat dibuka kan pintu dan menampilkan wajahnya vino yang kurang bersemangat

(Gak di semangatin ayang mungkin wkwkk_author)

Vino tak menggubrisnya dia malah meninggalkan gio dengan masih tetap membukakan pintu, kemudian gio masuk bersamaan dengan perginya vino.

"Ayokkk.... Ini udah jam berapa vin" ajak nya

"Gue mager bangsat"

"Ahelah... Lu bilang tadi sore lu mau ikut tapi sekarang lu bilang mager"

Vino tak menjawab

"Lu ditantang tauk sama geng motor romfox" ucap gio

"Trus?"

"Kan yang bisa ngelawan geng itu cuman lo vin"

"Emang mereka ga ada kerjaan lain apa?"

"Ya mana gue tau nyet.... Udah ah buruan lu ganti baju" gio mendorong tubuh vino untuk masuk kekamar nya

"Yayaya"

Sebenarnya vino adalah ketua geng motor yang bernama vinrox yang artinya vino roxaler nama panjang dari nya dan sebenarnya nama panjang vino adalah Vino roxaler rambega.

Vino sengaja menyembunyikan identitas yang sebenarnya karna geng motor vinrox sudah terkenal dikalangan para masyarakat lainnya yang terkenal begitu ambigu dan keras.

Vino juga menutupi identitasnya sebagai ketua dari geng itu karna tak ingin ada kejadian dia dijauhi dari orang lain.

Vino menutup rapat rapat tentang dirinya dan gengnya, selama vino kelas 11 dia membubarkan gengnya untuk sementara waktu dikarna kan insiden kecelakaan 1 tahun yang lalu yang menyebabkan sebuah mobil berputar balik dan menewaskan 1 orang di dalamnya.

Dia menutup jalan dan jejak jejak yang bakal dicari polisi, dia memanipulasi semuanya.

Dia juga tidak memberikan identitas nama roxelar rambeganya saat disekolah.

Dia benar benar menyapu bersih cela cela untuk polisi.

Namun saat ini nama itu kembali digunakannya, untuk malam ini dia menggunakan kembali nama roxelar rambega nya sebagai ketua geng motor vinrox.

Tbc.

Nah gimana?

Masih pada belum mau vote yaa...

Ternyata kalian suka yaa uring uringan wkwkk

Kalian juga jangan lupa follow biar gk uring uringan mulu.

AIDEN [BL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang