Prolog

60 4 4
                                        

Happy Reading








































                  "Eomma, tidak bisakah kita berangkat besok?" rengek Amber pada ibunya, Shin Eun Jae yang sedang sibuk merapikan jok belakang, untuk ayah mertuanya duduk, agar lebih nyaman, karna akan melakukan perjalanan jauh.

       "Apa yang kau tunggu? Cepat masuk!!" titah Lee Hee Kyung pada cucu semata wayangnya yang masih berdiri di sisi kiri mobil.


      "Haraboji, tidak bisakah kita berangkat besok saja? Eung?" mohon Amber.

     "Jangan berharap kamu bisa menemui anak laki-laki itu lagi, selama haraboji ini masih bernyawa" tegas Hee Kyung saat sudah memposisikan duduknya di jok belakang.

    "Amber-ah, masuklah. Kita akan segera berangkat" titah Lee Han Kyung, ayah Amber setelah mendudukan Hee Kyung di jok belakang  dan menutup pintu mobilnya.

     "Baiklah" manyun Amber terpaksa menurut.

     Sepanjang jalan, Hee Kyung tidak henti-hentinya  memberi ceramah panjang kali lebar kali tinggi pada cucunya. Amber yang merasa tidak tahan, akhirnya membalas semua ucapan-ucapan Hee Kyung, ya meski pada akhirnya Amber melunak, karna penyakit jantung kakeknya kambuh.

     "Ingat! Kau hanya boleh menikah dengan cucu Julio Tuan, mengerti!!" tegas Hee Kyung yang semakin membuat Amber kesal.

      "Jika aku tidak menyukainya, haruskah aku tetap menikahinya? Hah!" seru Amber tidak mau kalah.

      "Tentu saja kau harus tetap menikahinya, tidak peduli kau menyukai dia atau tidak!!"

      "Haraboji jahat!! Haraboji egois!! Amber benci sama Haraboji!!" Amber bersedekap dan membuang muka keluar jendela.

     "Kamu ini makin  kurang ajar ya, setelah mengenal laki-laki bernama Chanyeol itu!"

     "Bukan dia, tapi sikap Haraboji (Kakek) yang makin tidak bersahabat, yang buat Amber jadi kurang ajar sperti ini!!'

        "Kau!!" ucapan Hee Kyung terhenti karna dada sebelah kirinya mendadak nyeri. "Akh akh" pekiknya sambil meremas dada.

       Melihat semua itu, Han Kyung langsung menepikan mobilnya, lalu turun dan membantu membenarkan posisi ayahnya, agar lebih mudah menelan obat.

     "Haraboji, haraboji. Mianhaeyo (maafkan aku)" isak Amber sambil merogoh tas obat-obatan di sampingnya.

       "Kau lihat, akibat dari ulahmu!" omel Eun Jae sambil membuka botol minum untuk ayah mertuanya.

    "Haraboji, tolong diminum dulu obatnya" ulur Amber.

      Setelah agak mendingan, mereka melanjutkan perjalananya kembali.

.3jam Kemudian

         Mereka akhirnya tiba di Daejeon, di kediaman Hee Kyung sebelum  istrinya wafat.

     "Kamu istirahat saja nak. Besok kan kamu udah harus sekolah. Ini biar Appa sama Eomma yang beresin" ujar Han Kyung.

     "Ne Appa" sahutnya mulai menaiki tangga  dan langsung tidur di ranjang kamarnya

2 Tahun Kemudian

Tepat 1 tahun setelah kematian Lee Hee Kyung, Amber meminta izin kepada kedua orang tuanya, agar di perbolehkan melanjutkan study jenjang Senior High Schoolnya di Seoul. Meski berat, kedua orang tua Amber tetap mengijinkan putri semata wayangnya untuk belajar hidup mandiri di Seoul dengan berbagai persyaratan, yang salah satunya ialah, sesibuk apapun Amber, ia tetap harus pulang diakhir pekan ataupun hari-hari besar lainnya. Dan Amber menyanggupi semua persyaratannya karna satu alasan, yaitu bertemu dengan cinta pertamanya lagi. Jadi apapun akan ia lakukan demi hal tersebut.

     
        Hari ini, Amber mulai berkemas,  setelah kemarin ia mendapatkan notifikasi  via email, yang menyatakan, bahwa dirinya berhasil diterima menjadi murid baru di Pareng High School.

   Setelah selesai mengemas semua hal yang ia butuhkan, kedua orang tuanya mengantarnya hingga stasiun. Meski sepanjang jalan Eun Jae tidak henti-hentinya memberikan berbagai wejangan, namun Amber tetap setia mengangguki semua nasihat ibunya itu.








Hai Readers, selamat datang kembali di cerita aku yang ke dua. Semoga kalian suka ya.

   Ou iya,di tunggu vote sama jejaknya di kolom komentar ya. 😊👋👋




















































EgoKah Aku?? (RBO) (Completed) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang