Sudah 5 bulan lebih Jenna menjalin hubungannya dengan Kaisar. Kaisar kerap kali memamerkan kemesraannya dengan Jenna di story atau feed Instagram dia, begitupun dengan Jenna nya sendiri.
Ia bahkan sudah tidak berkomunikasi lagi dengan ketiga temannya setelah malam acara reuni itu sampai sekarang.
Jenna mau bersiap-siap untuk pergi kerumah pacarnya, karena hari ini ia berniat untuk menjenguk Kaisar yang sedang sakit. Kaisar mengalami kecelakaan saat bekerja, ia terjatuh di tangga yang gelap.
Jenna sudah sampai dirumah Kaisar, ia langsung membuka pintu rumah pacarnya itu, karena dia sudah terbiasa diam-diam masuk, toh Kaisar juga yang ngizinin dia.
Jenna jalan mengendap-ngendap agar suara jejak kakinya tidak terdengar oleh Kaisar, karena Jenna mau bikin surprise kalau dia sudah datang. Jenna juga sambil ngevideoin agar dia bisa liat muka seneng atau terkejutnya Kaisar.
Ouh iya, Jenna baru hari ini jengukin Kaisar, soalnya sebelumnya ia masih sibuk-sibuknya fotoshoot.
"Hahaha iya." Ternyata Kaisar sedang bertelepon dengan seseorang di sofa, sampai nggak sadar kalau Jenna ada di belakangnya.
"Iya anjing, pacaran ama dia kena sial mulu gue."
Jenna mengerutkan alisnya.
"Kagak lah, ya kali sayang sama dia. Gue pernah suka sama dia pas SMA doang. Sekarang mana ada."
"Hahahaha Jenna nya juga bodoh banget. Malah percay-percaya aja sama gue. Bahkan ya, gue nggak perlu nge jauhi dia sama teman-temannya, orang mereka menjauh sendiri."
Kaisar masih saja asik bertelepon, sedangkan Jenna yang di belakangnya menatap tajam Kaisar.
"Masalahnya gue belum banyak duit, kalau duit gue udah banyak baru gue putusin dianya."
"Jaman sekarang jadi fotografer doang mana cukup buat kehidupan gue. Gue juga butuh uang yang lain, makanya gue manfaatin dia."
Setelah berkata seperti itu, Kaisar tertawa.
"Gila. Gue dulu lah yang make, baru giliran lo."
"Halah gampang. Gue aja yang udah gantungin dia malah langsung dapat modal kata-kata doang, dia anaknya baperan soalnya."
"Iye ntar. Gue banyakin duit dulu, baru giliran lo."
Karena sudah tidak tahan lagi mendengar omongan Kaisar bersama temannya di telpon. Jenna langsung merebut ponsel milik Kaisar, yang mana membuat Kaisar terkejut setengah mati.
Wajah Kaisar pucat ketika melihat Jenna yang melihat ponselnya.
Jenna membeku ketika nama Sean yang sedang telponan dengan Kaisar. Bukannya Sean teman dekat Kaisar? ia juga seorang Fotografer. Sean juga lumayan dekat dengan Jenna, karena kadang Sean yang jadi fotografer dia.
"Mau apa lo sama gue hah? mau mati lo?" ucap Jenna pada Sean yang berada di telpon. Setelah itu Jenna membanting ponsel Kaisar ke lantai sampai layar ponsel itu pecah.
"A - aku bisa jelasin Jen." Kaisar mencoba untuk berdiri, namun karena kakinya di perban ia jadi susah berdiri.
"Aku di telpon nggak ngomongin kamu sayang." Ucapnya ketika sudah berhasil berdiri.
Jenna melemah seketika. "Beneran bukan aku?" Tanya Jenna lembut.
Kaisar tersenyum, "bukan sayang, tapi cewek lain." Ujarnya.
Jenna mengangguk, menghampiri Kaisar. Lalu ia tendang kaki yang di perban itu sampai Kaisar terduduk kesakitan.
"Lo pikir gue tuli apa hah? Jelas jelas lo nyebut nama gue bego." Ucapnya berjongkok di samping Kaisar yang memegang kaki sakitnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
APPROPRIATE
Teen Fiction﹫vsoo ft sehun "Ternyata aku harus merasakan rasa sakit dan kecewa untuk bisa mendapatkan kebahagiaan dengan orang yang tepat." ── Awalnya hubungan diam-diam antara Gihan dan Eros berjalan dengan tenang selama hampir 3 tahun. Tapi ketika kedatanga...
