Tak terasa sudah satu tahun. Jenna dan Jein semakin dekat lagi, bahkan mereka benar-benar mau melaksanakan pernikahan.
Kajoya dan Gihan sudah melahirkan anak pertama mereka, keduanya berkelamin laki-laki. Niat Kajoya yang ingin menjodohkan anaknya dengan anak Gihan gagal total.
Dari ketiga sahabat itu, cuma Gigi saja yang belum mau kejenjang yang serius
Sampai ketitik yang sekarang bagi mereka bukan hal yang mudah, banyak hal sulit yang harus mereka lewati.
Terlebih lagi untuk Jenna, padahal waktu lima bulan maminya sudah mulai membaik, entah kenapa malam itu tiba tiba kritis lagi. Sudah banyak hal yang di lakukan Jein untuk menyembuhkan maminya Jenna, tapi tetap aja Tuhan berkehendak lain. Dan maminya Jenna di nyatakan meninggal.
Jein terus berada di samping Jenna. Biarpun Jenna mencoba menjauh karena dia merasa dirinya nggak pantas bersama Jein lagi, tapi tetap aja Jein terus berusaha meyakinkan mereka, dan akhirnya mereka bisa sampai di titik ini. Tinggal menghitung hari lagi mereka menikah.
Gihan juga setelah melahirkan anak pertamanya, ia banyak mendapatkan panggilan untuk fotoshoot. Meskipun dia nggak menjadi BA seperti temannya yang lain, tapi sebagai wajah cover majalah yang dimana mana, itu membuat Gihan menjadi semakin terkenal.
Baru genap satu tahun usia anaknya, Gihan mendapatkan kabar dari dokter bahwa dia sedang mengandung anak keduanya.
[ BONUS KEHIDUPAN ]
"Hana, Hana, kamu udah liat sw ayah malam tadi nggak?" Valo berbisik ke telinga adiknya.
Valo Graka Vincent, anak pertama dan Hana Grakasa Vincent, anak kedua dari Victor dan Gihan.
Nama kedua anaknya adalah gabungan nama Victor dan Gihan, yaitu Gihana Jisyera dan Victor Kavincent.
Hana tersenyum, ia mengangguk sambil terus menyantap sarapan paginya. "Iya. Kaget aku lihat status ayah." Hana juga ikut berbisik.
"Kenapa ini bisik-bisik?" tanya Gihan yang ikut nimbrung duduk di meja makan.
Kedua anaknya serempak menggeleng sambil tersenyum, lalu mulai menghabiskan sarapannya yang tinggal sedikit.
"Wah ayam panggang." Ucap Victor dari atas. Karena aroma ayam panggang yang di buat oleh istrinya sendiri menggoda selera, Victor langsung mempercepat langkahnya untuk turun dari tangga.
Ketika Victor duduk dikursi makan sampingan sama Gihan, sontak tawa kedua anaknya langsung menggema di dapur.
"Kalian kenapa sih?" tanya Gihan, tangannya mengambil piring untuk suaminya.
"Aku adalah jemari dan ibumu penanya. " Valo bernyanyi sambil terus diiringi dengan tawanya yang nggak bisa berhenti.
Mata Victor langsung menajam, Sedangkan Gihan makin nggak paham.
"Kenapa sih?" tanya Gihan lagi.
"Memangnya mama tidak tau sama status WhatsApp nya ayah?" tanya Hana menatap Gihan. Tawa Hana sudah mereda sedari tadi, sedangkan Valo belum berhenti-henti.
Cara berbicara Hana mengikuti Ayahnya, tapi visualnya mirip Mamanya, sedangkan Valo tingkahnya mirip Mamanya, namun wajahnya mirip Ayahnya.
"Status? di wa mama kok nggak ada ya." Gihan yang penasaran langsung mengambil ponsel milik Victor di atas meja.
Sedangkan Victor memijat pelipisnya, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya menatap kedua anaknya yang cengengesan.
KAMU SEDANG MEMBACA
APPROPRIATE
Fiksi Remaja﹫vsoo ft sehun "Ternyata aku harus merasakan rasa sakit dan kecewa untuk bisa mendapatkan kebahagiaan dengan orang yang tepat." ── Awalnya hubungan diam-diam antara Gihan dan Eros berjalan dengan tenang selama hampir 3 tahun. Tapi ketika kedatanga...
