Waktu semakin cepat berlalu, dan ujian sudah ada didepan mata.
Tepat hari ini, siswa dan siswi kelas 12 akan menghadapi ujian kelulusan.
"Lo bertiga pada berisik banget sih malam tadi! jadi nggak fokus belajar kan gue," gerutu Gihan.
Keempatnya sengaja datang pagi banget untuk belajar Di Sekolah. Karena kalau belajar Di rumah Gihan, ujung-ujungnya malah nggak belajar dan asik bercanda, seperti malam tadi.
"Mata pelajaran pertama bahasa Indonesia kan?" tanya Kajoya sambil mencari buku bahasa Indonesia.
"Lah bukannya matematika?" tanya Jenna balik, wajahnya menjadi panik karena ia belajarnya matematika.
Jenna pun langsung ikut mencari buku bahasa Indonesia, seperti yang di lakukan Kajoya.
Gigi menoyor kepala Jenna, "tolol! liat jadwal nggak sih lo?"
Keributan di depan kelas 12C yang pelakunya tak lain adalah Gihan dkk. Alasan mereka belajar di luar kelas adalah, karena setiap ujian, ruangan kelas akan di kunci, makanya mereka tak bisa masuk. Mereka ujiannya di lab komputer.
Buleku💓
Sayang,
Saya ada di taman Sekolah, bisa kesini sebentar?
──
Gihan melirik ponselnya yang menyala, ternyata ada notifikasi chat dari pacar nya, yang menyuruhnya untuk pergi ke taman Sekolah.
"Gue ke taman bentar ya, di panggil Victor." Ucap Gihan pada ketiga temannya yang sibuk membolak-balikan buku.
Gihan berdiri, lalu beranjak meninggalkan mereka.
"Han! pinjam materi bahasa Indonesia lo dong!" panggil jenna dengan berteriak.
Gihan membalikkan badannya, "di tas! ambil aja Jen!" balas Gihan dengan berteriak juga, karena jarak mereka lumayan jauh.
Gihan kembali berjalan menuju ke taman, kali ini sedikit cepat, takut Victor menunggu lama.
Pas sudah sampai Di taman, Gihan melihat Victor yang tengah duduk di kursi panjang. Segera ia samperin kekasihnya itu, lalu duduk di sampingnya.
"Kamu datang jam berapa?" tanya Gihan memukul pelan paha Victor.
"05:30."
"Hah? pagi banget, ayam juga masih berkokok, nggak takut hantu kah?"
"Saya kan bukan kamu yang takut dengan hantu. Lagian itu juga sedikit telat, kelas saya muridnya sudah pada datang semua."
Dahi Gihan berkerut, kalau Victor termasuk kategori telat, lah berarti teman sekelasnya datang jam berapa?
Tak heran sih kenapa kelas 12A di juluki sebagai murid ter-rajin dan ter-pintar. Ini aja mereka ambis banget untuk menghadapi ujian.
"Eh tapi kok kamu tau aku udah datang?" tanya Gihan, soalnya Gihan aja nggak bilang ke Victor kalau dirinya sudah sampai ke Sekolah.
"Suara kalian terdengar sampai sini."
"HAH?! BENERAN?!" pekik Gihan.
Masa se nyaring itu suara mereka.
Victor mengangguk, yang artinya emang beneran nyaring.
"Kamu keganggu pastinya ya?" tanya Gihan tak enak.
"Iya." Jawab Victor jujur dan terus terang.
Victor membawa kepala Gihan untuk bersandar di bahunya. Ia mengeluarkan ponselnya lalu membuka sesuatu.
"Saya ngajakin kamu kesini supaya kita bisa belajar bareng."
KAMU SEDANG MEMBACA
APPROPRIATE
Teen Fiction﹫vsoo ft sehun "Ternyata aku harus merasakan rasa sakit dan kecewa untuk bisa mendapatkan kebahagiaan dengan orang yang tepat." ── Awalnya hubungan diam-diam antara Gihan dan Eros berjalan dengan tenang selama hampir 3 tahun. Tapi ketika kedatanga...
