[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA KARENA SEBAGIAN CERITA DI PRIVATE🚨]
Tentang Kara si gadis BAR-BAR dan Raka yang SABAR.
Mereka terpaksa menikah bukan karena PERJODOHAN tapi karena Kakaknya yang tiba-tiba menghilang saat mendekati hari pernikahannya, memb...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Vote nya jangan lupaaa🙏🏻🙏🏻
"woy stop woy! Mau dibawa kemana gue?!"
Kara yang tadinya terus di tarik Raka jadi memberontak. Pasalnya, dia kan cuman mau minta uang buat jajan di kantin, eh malah di tarik menjauh dari kantin.
"Gue mau jajan!"
"Hufh" Raka menghembuskan nafasnya.
"Hampir aja Lo mau buat tangan gue putus. Kuat banget nariknya"
"Lebay!"
"lebai lebai! Bodoamat ah. Mana, gue cuman mau bagi duit" Kara menyodorkan tangan kiri nya.
"Bisa gak kalo mau minta itu jangan di depan banyak orang"
Kara melipat kedua tangannya di depan dada, "kenapa emang? Lo malu?"
Raka terdiam enggan untuk menjawab dan memilih untuk mengambil uangnnya yang ada di dompet tersimpan di sakunya.
"kalo aja gue gak lupa minta duit sama Lo tadi pagi, gue juga gak bakal minta sekarang!"
"Jajan apa?" tanya Raka.
"Nanti gue bakal kerja deh, biar gue gak minta-minta sama Lo, ribet!" dia malah berbicara kearah lain.
"kerja apa?" penasaran saja cewek kaya Kara kalo kerja mau apa, beres beres rumah saja dia tidak bisa, apalagi bekerja.
"Kepo Lu! Terserah gue dong mau kerja di mana. Kerja di Bar juga gue jabanin kalo gue lagi urgent duit!" jawabnya asal.
"Ngga yah!" sewot Raka.
"Mana duit nya?!" Kara kembali menyodorkan tangan Kirinya.
Raka pun mengambil uangnya yang berwarna biru satu lembar.
"Tangan kanan!" suruhnya.
"Astaga ribet banget sih Lo" Kara mengganti tangannya menjadi tangan kanan yang dia sodorkan.