"Part 20"

1.2K 122 20
                                        

Seorang remaja nampak tengah merapihkan surai hitamnya di depan cermin. Pakaiannya terlihat begitu rapi dengan kaos dan jaket denim, dipadukan celana jeans. Sementara seorang gadis yang sudah mengenakan sweater rajut berwarna putih tengah memasukan beberapa barang kedalam tas kecil.

"Udah semua kak?"

Si gadis mengangguk ke arah si remaja yang selesai bersiap.

"Udah, ayok kita berangkat!" Ujarnya ceria. Remaja itu tersenyum memperlihatkan gigi kelincinya kemudian menggenggam tangan gadis itu dan menuntunnya keluar dari kamar.

Hari ini adalah jadwal pemeriksaan kandungan Jisoo, dan Jungkook yang kebetulan libur ingin ikut untuk pertama kalinya. Tentu saja hal itu membuat Jisoo senang.

Perjalanan yang ditempuh kurang lebih 35 menit, terasa begitu cepat karena suasana hati keduanya yang tengah bahagia. Hingga akhirnya sampailah mereka disalah satu rumah sakit, lebih tepatnya di ruang pemeriksaan khusus ibu hamil.

Jungkook dan Jisoo duduk bersebelahan dengan 3 orang ibu hamil lainnya di kursi tunggu.

" Nyonya Jisoo Rahayu... " Panggil salah satu suster, Jisoo otomatis berdiri kemudian menggenggam tangan Jungkook untuk masuk kedalam ruangan.

Saat masuk mereka disambut ramah oleh dokter perempuan seusia bunda Shin hye, yang ber nametag Hye kyo. Jisoo dipersilahkan untuk tiduran diatas ranjang rumah sakit, sementara Jungkook berdiri di sampingnya. Dokter cantik itu terlihat mengoleskan sesuatu di perut buncit Jisoo sebelum mengarahkan alat yang tersambung ke sebuah monitor yang menampilkan gumpalan hitam putih yang bergerak.

Jungkook tidak mengerti maksud dari benda bergerak yang terlihat dilayar, namun entah kenapa darahnya serasa berdesir halus dengan detak jantung yang berdebar menyenangkan. Sebelah tangannya reflek menggenggam tangan Jisoo dan mengecupnya. Sementara matanya bertatapan dengan mata si kakak istri yang sudah berkaca-kaca.

"Lihat Koo, itu dedek bayi... " Jungkook mengangguk dan ikut memandang layar tersebut haru.

Setelah pemeriksaan itu, Kooksoo pun duduk berhadapan dengan dokter Hye kyo yang siap menjelaskan.

"Keadaan bayinya sehat dan aktif, namun nyonya harus tetap menjaga kesehatan. Jangan lupa minum Susu dan vitaminnya serta utamakan makanan yang sehat dan bergizi."

"Iya dok terimakasih" Ucap Jisoo.

"Oh iya saya ingin memberi tahu, jika diusia kandungan saat ini, kalian sudah bisa melakukan hubungan suami istri. Namun tetap harus memperhatikan kenyamanan sang ibu dan buah hati, intinya jangan terlalu kasar" Hye kyo terkekeh diujung sembari menatap lamat satu-satunya pria disana.

Jisoo menunduk malu, sementara Jungkook hanya mengedipkan mata polosnya bingung.

Setelah itu mereka pun keluar dari ruangan dokter sembari berpegangan tangan.

"Kak.... "

"Iya Koo?"

"Hubungan suami istri itu apa?"

Langkah Jisoo terhenti begitupun Jungkook. Gadis itu bingung ingin menjawab pertanyaan suami kecilnya bagaimana.

"Mmm... aduh apa ya? Mmm... Hubungan suami istri itu proses pembuatan adek bayi, nah iya gitu."

Jungkook terlihat berpikir keras "kayak yang kakak lakuin sama abang dulu pas buat dedek bayi gitu?"

Deg!

Mendengar perkataan polos Jungkook, Jisoo terasa tertampar dengan kesalahannya bersama mendiang sang kekasih hingga tercipta sosok mungil di dalam perutnya. Ya, seharusnya mereka melakukan itu setelah menikah, makanya kenapa hal itu dinamakan 'hubungan suami istri'. Namun, ya sudah lah toh sudah terjadi.

The Little HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang