Saat jam istirahat, semua sedang tenang memakan makanan masing-masing.
"Nikiii!" ucap Setta.
"Napa loe." ucap Niki watados.
"Loe kan yang udah nuker tulisan botol saos sambel sama saos tomat." ucap Setta.
"Gak tuh." ucap Niki.
"Loe kepedesan Set?" ucap Joan.
"Gak sih, untungnya gue baru pake dikit," ucap Setta.
"Lebay banget loe bikin heboh," ledek Niki.
"Bodo amat wleee," Setta balik meledek.
"Eh kita ke taman nanti kapan nih?" tanya Jio.
"Guys sorry, sebenernya gue sama Setta udah nyiapin surprise buat kalian," ucap Hesa.
"Surprise apa," ucap Niki.
"Tempat, rental mobil dan kebutuhan lainya udah kita siapin buat kalian," ucap Hesa.
"Ya, kalian cuma perlu ikut aja," ucap Setta.
Arkha dan Joan tentu melirik kedua pemuda itu dengan curiga, apalagi Arkha yang sudah sadar bila orang itu bukanlah Hesa.
Joan lebih dulu menimpali.
"Ikut apa ni, omong2." ucapnya.
"Camp," ucap Setta.
"Loh katanya belum ada tempat yang bagus," ucap Jio.
"Ada kok, gue dapetin tempat yang udah viral dan banyak orang kesana," Setta menunjukan tempat yang dimaksud melalui ponselnya.
"Kapan kesana," ucap Niki.
"Besok juga bisa," ucap Setta.
"Apa gak kecepetan?" ucap Joan.
"Kita kan camp di hutan, gak perlu sewa tempat kaya di villa," ucap Hesa.
"Masalah tenda selimut sama yang lain2 gimana?" ucap Arkha.
"Gue kan bilang bakal urus ini, kalian tinggal ikut pergi aja sambil bawa perbekalan." ucap Hesa.
"Beneran aman, gak ada hal berbahaya di hutan itu?" ucap Arkha.
"Setta udah jelasin tadi, kalo tempat nya udah banyak dikunjungi dan orang2 itu aman aja," ucap Hesa.
"Sebenernya ini juga permintaan maaf dari gue karna buat kalian khawatir pas gue diculik kemarin," ucap Setta.
Arkha hanya bisa mendengus kesal, menghembuskan nafasnya kasar tak percaya.
"Gue gak yakin," ucap Joan.
"Kita kan ramean, tenang aja," ucap Jio.
"Iyaloh, mumpung ada yang tanggung, mendingan ikut." ucap Niki.
"Iya, bagus banget kan biar kita ada kenangan camp bareng." tambah Satya.
"Terserah." Arkha mengiyakan saja meskipun dalam hatinya terasa dongkol.
"Dih kenangan camp bareng, bullshit."
"Oke. jadinya gimana, besok aja ni?" ujar Hesa.
Semua mengangguk kecuali Arhka, ia hanya memandang teman-temanya malas.
"Kak."
Arka menoleh kearah Joan yang duduk di sebelahnya, si adik mengusap bahunya seperti berusaha menenangkanya.
~~~~~
Bosan memikirkan semuanya, Arkha memilih santai di rooftop, kebetulan sebentar lagi jam istirahat akan selesai. Tak ada salahnya menjernihkan fikiran sebelum kembali belajar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Undercover
AcakBermain petak umpet bangunan kosong? Ini ide yang cukup gila namun siapa sangka, permainan ini diwujudkan oleh sekelompok remaja. Hesa serta teman-temanya merencanakan liburan bersama di villa, tak sekedar liburan karna pada malam hari mereka bermai...
