Thukpa

2.2K 339 80
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

"Muka lo kenapa asem banget gitu? Sekalinya mau diajak nongkrong malah ngerusak suasana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Muka lo kenapa asem banget gitu? Sekalinya mau diajak nongkrong malah ngerusak suasana." omel William pada sosok yang sejak datang hanya asik dengan dunianya sendiri. Melihat layar ponsel, berdecak sinis lalu minum.

"Heh! Come on, jangan kayak orang patah hati gitu lah. Ayo turun, masa udah dateng kesini cuma duduk doang kayak orang sakit" suara musik keras sebenarnya sangat mengganggu untuk Liam. Tapi daripada hanya berdiam di aparetmen dan menunggu kekasihnya memberi kabar, rasanya itu malah akan membuat Liam cepat gila.

"Ck, yaudah gue nggak turun juga deh. Jadi sekarang, mending lo curhat sama gue. Sebenernya lo kenapa mendadak galau kayak anak abege begini?" Will diam-diam memperhatikan tingkah Liam. Pria itu berulang kali mengetuk layar ponselnya hinga menyala, lalu membiarkannya mata. Liam melakukannya berulang kali hingga membuat William kebingungan sendiri.

"Lagi nunggu kabar? Dari siapa? Nyokap?" kebisuan Liam membuat William dengan mudah tahu kalau tebakannya salah. "Jangan-jangan, lo lagi nungguin kabar dari Sarah ya?" kali ini, Liam langsung menoleh. Tatapan terlihat tidak suka, tapi hal itu malah membuat William terkekeh.

"Weh, biasa dong. Chill bro. Lagian harus banget gue nyebut nama Sarah dulu baru direspon." Liam berdecak sebal.

"Bukan Sarah!"

"Terus?"

"Chery."

"HAH?!" William langsung menggeser duduknya lebih dekat. Takut-takut ia salah dengar karena suara musik yang semakin keras.

"Apaan lo bilang? Jangan bawa-bawa nama orang gitu lah. Lo bisa bikin orang salah paham. Kayak gue sekarang."

"Chery, cewe gue. Gue nungguin kabar dia."

"Hah?! Sejak kapan?! Bisa-bisanya lo dapet Chery." Liam kembali memberengut pada William setelah mendengar perkataannya. Memang apa yang salah darinya sampai dirasa mendapatkan Chery adalah sesuatu yang tidak mungkin begitu?

"Ini serius nggak sih?"

"Terserah kalau lo nggak percaya."

"Jadi bener? Terus rumor lo sama Sarah?"

"Gue udah bilang kalau rumornya nggak bener. Kita cuma nggak sengaja ketemu di lobby hotel."

"Wah masih nggak nyangka sih gue, kalau lo sama Chery. Secara lo kaku begini, masa Chery suka sih sama lo."

"Shut up!" William mencebik saat lagi-lagi Liam mendelik padanya.

"Terus sekarang, Chery lagi marah sama lo? Gara-gara gosip lo sama Sarah kemaren?" Liam hanya menggeleng.

Cherry On TopCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang