Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemerandisesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan dari Pinterest.
Don't forget to VoMent Happy Reading!!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kini seluruh peserta sudah berbaris rapi di depan para juri sesaat setelah aba-aba syuting mulai disuarakan. Mereka berbaris rapi, menunggu para juri yang sedang membangun suasana misterius sebelum membuka sebuah box berukuran kecil di hadapan mereka.
"Dan isi dari box ini adalah---"
Saat box dibuka, para peserta dapat melihat tumpukan tomat bermacam ukuran dan juga jenis yang ditata rapi meninggi dengan warna yang menyegarkan mata.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Familiar dengan tomat-tomat ini?" tanya Sarah dengan mata yang bergulir mencari mangsa. "Bunga?"
"Beberapa, Chef."
"Kalau disuruh untuk mengolah, tomat mana yang kira-kira akan kamu ambil?"
"Yang paling besar Chef." sahut Bunga dengan cukup cepat.
"The familiar one, ya? Tahu namanya?" Bunga mengangguk sambil mengantisipasi peserta lain dan berharap tidak ada yang memilih tomat yang sudah menjadi targetnya.
"That's good, karena kita akan ada game kecil yang akan kalian mainkan sebelum memulai challenge hari ini." William melanjutkan dengan semangat dan senyum yang terbit jahil.
"Seperti yang kalian lihat, ada banyak jenis tomat yang warna, ukuran dan bentuknya sangat beragam. Pada challenge ini, kalian akan membuat hidangan yang harus bisa meng-highlight tomat pilihan kalian." para peserta hanya diam sambil menyimak.
"Tapi untuk bisa mendapat tomat yang kalian inginkan, kalian harus bisa menyebutkan nama tomatnya. Jika kalian berhasil menebak, kalian bisa membawanya ke meja kerja kalian dan menggunakannya sebagai bintang utama hidangan kalian. Dan jika tidak, good luck. Karena setiap tomat yang ada disini memiliki rasa khas yang tidak akan bisa cocok untuk semua jenis hidangan." tatapan khawatir mulai muncul pada satu persatu wajah peserta.