Hari berlalu dengan cepat dan sekarang waktu yang telah di tetapkan untuk Brigitta dan Duke Menikah. Dari 2 hari yang lalu Brigitta sudah mencoba segala macam cara untuk melarikan diri tapi sialnya, Ksatria yang di arahkan Raja dan Duke Leusarpe mengurung dan menjaganya dengan ketat. Bahkan di dalam kamar Brigitta di berikan 10 Ksatria wanita untuk mengawasi gerak-geriknya yang mencurigakan. Ia ingin meminta pertolongan pada para Spirit King, hanya saja ia akan ketahuan memiliki mana yang kuat dan akan menjadi buronan.
Dan di sinilah Brigitta berdiri, di hadapan altar untuk mengucapkan sumpah Pernikahan. Tetapi sekarang harga dirinya benar-benar di jatuhkan, Duke Leusarpe tidak hadir sebagai mempelai Pria. Tidak ada satupun orang yang menghadiri Pernikahanya, baik Raja ataupun keluarga Brigitta dan hanya ada Ksatria yang di tugaskan untuk menjaga Brigitta agar tidak kabur. Ia merasa sebagai anak yang di jual oleh Ayahnya dan memiliki calon Suami yang membencinya.
Apakah ini benar-benar Karma atas tindakan yang pernah ia lakukan? Ia tidak masalah jika mendapatkan karma tetapi tidak dengan mendapatkan perlakuan seperti ini, dasar para Pria Brengs*k!
Ia marah dan ingin menghancurkan barang-barang yang ada di sekitar lalu melempari para orang yang bersangkutan dengan vas bunga berbahan keramik, tapi sayangnya ia tidak bisa. Para Ksatria mengawasi gerak-gerik tubuh dan raut wajahnya. Terpaksa Brigitta meluapkan amarahnya dengan mengucapkan sumpah serapah dalam hati.
"Apa Duke benar-benar tidak bisa hadir? " Tanya Brigitta pada salah satu Ksatria yang berdiri di belakangnya.
"Maaf, Duke tidak bisa hadir karena ada urusan yang tidak bisa di tinggalkan. "
Hah! Setidak sukanya ia dengan pernikahan ini, Brigitta masih bisa melakukan sumpah Pernikahan. Sedangkan Duke tidak ada usaha sama sekali untuk menghadiri Pernikahannya sendiri dengan alasan sibuk? Omong kosong. Semua masalah yang Brigitta ciptakan tidaklah sesusah itu untuk di selesaikan tapi mengapa seolah masalah yang ia ciptakan terlihat sangat susah untuk di pecahkan oleh pemerintah, apa mereka semua orang bodoh!?
"Saya rasa pernikahan ini tidak bisa di lanjutkan. " Putus Brigitta asal.
"Tidak. Pernikahan ini masih bisa lanjutkan dengan ada atau tidaknya ke-dua mempelai, baik Wanita dan Pria. "
Ada apa dengan hukum di dunia ini? Mengapa semuanya berisi hal yang tidak masuk akal. jika tahu bisa tidak hadir dalam Pernikahan sendiri, lalu untuk apa dirinya berada di sini sendirian dan di jaga ketat oleh Ksatria! Sial ia benar-benar merasa di permalukan dan waktunya terbuang dengan sia-sia.
"Saya tidak ingin melanjutkan pernikahan ini. "
"Tidak bisa. Ini adalah perintah Baginda Raja yang perlu anda laksanakan. Suka atau tidak, anda perlu melakukannya. " Ucap Ksatria yang di kirim langsung dari Istana.
Gue pengen nonjok orang yang barusan ngomong. Gayanya arogan banget! Batin Brigitta kesal.
Sudahlah ia tidak bisa mencari alasan untuk melarikan diri lagi. Tapi awas saja, ia akan membuat Raja, keluarga Brigitta dan Duke Leusarpe Mengalami hari yang memalukan seperti mereka mempermalukan dirinya hari ini! Mata di balas Mata, Darah di balas Darah— maaf pribahasanya terlalu berlebihan.
"Ikuti ucapan saya untuk mengatakan sumpah Pernikahan. "
Dengan malas Brigitta mengangguk. "Baik. "
Setelah itu Brigitta mengatakan sumpah Pernikahan sendiri dan tidak lama, di sah-kan jika dirinya dan Duke adalah pasangan Suami Istri di mata Tuhan dan Makhluk ciptaannya. Pernikahan yang singkat dan cukup menyedihkan .
Brigitta membalikan badan memasang wajah datar. "Setelah ini kita akan kemana? " Tanya Brigitta pada Ksatria yang berdiri di hadapannya.
"Kita akan mengantarkan Duchess menuju Kediaman Duke Leusarpe. Dan barang-barang anda telah diantarkan lebih dulu. " Jelas Ksatria.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antagonist Pride!
FantasyBagaimana jika Lenuta, gadis cantik yang selalu menjunjung tinggi harga dirinya dan mencintai kebersihan harus memasuki tubuh Brigitta Angelika de Alberorn, seorang gadis bangsawan dari keluarga Duke yang terhormat. Masalahnya.. Brigitta adalah pem...
