Keesokan harinya, pukul 08.15
Salma terbangun. Ia meluruskan badannya yang awalnya bersandar di ujung bed, kini menjadi tegak duduk dengan kedua tangannya ia regangkan ke atas dan di miringkan ke kiri ke kanan.
"Huwwahhh" Ucap Salma menguap sambil membuka matanya satu-persatu.
"Hastagah" Ucap Salma tercengang.
Ia baru sadar kalau semalam ia tertidur di dalam kamar yang di kunci bersama Rony dan Aisyah.
Ia memeriksa di sekitarnya sudah tidak ada orang. Salma langsung buru-buru berlari ke lantai 1 mencari Aisyah.
"Mampus gue" Rutuknya di tangga, dan mempercepat langkahnya.
Sesampainya di toko, ia melihat Rony mengayun Aisyah di belakang meja kasir.
"Ya Allah, gue fikir Aisyah turun sendiri, gue liat pager tangga ke buka soalnya"
Ucap Salma berusaha menetralkan pernapasannya setelah berlari dengan sangat cepat.
Rony tersenyum "Aku ngga tega bangunin kamu" Ucap Rony.
"Soryy gue tel-" Ucap Salma.
"Udah, kamu mandi aja. Aku udah selesai ngerjain piket kamu kok" Ucap Rony lembut.
"Hakh?" Ucap Salma.
"Udah Sanah, keburu ketauan sama yang lain" Ucap Rony masih dengan nada lembut. Ia takut Salma di bully karena terlambat bangun.
"Yaudah. Gue keatas dulu ya Ron" Pamit Salma.
Rony mengangguk tersenyum.
"Gimana modelannya dia buka toko, kerjain piket gue, sambil ngurus Aisyah, mana dia udah mandi pula" Heran Salma ngomong-ngomong sendiri di tangga menuju lantai 3.
________
"Gue kok ngga ngeliat lo sama Aisyah pas gue tadi bangun ya Sal? Apa karena gue terdesak ke kamar mandi yaa?" Tanya Ranty.
"Hach? Ee..mmm..." Salma masih berfikir.
"Atau kalian pindah kamar?" Duga Ranty.
"Hackhhh?" Gugup Salma.
"Kalian ke kamar kak Hanggi yaa?" tebak Ranty.
"Iyaa, kami tadi pindah. Gue ke kamar mandi dulu ya Wak" Ucap Salma buru-buru menghindar atas pertanyaan yang jawabannya tak mungkin ia ucapkan. Ia jujur mengatakan pindah, namun ia tak memberitahu mereka pindah kemana.
_______
Selesai mandi, Salma turun ke bawah.
Aisyah sudah terbangun. Ia berada di pangkuan Rony yang sedang duduk di kursi kasir. Rony memutar video YouTube kesukaan Aisyah hingga Aisyah tertawa-tawa.
"Makan yok" Ajak Salma ke Aisyah, agar Aisyah turun dari pangkuan Rony.
Bukannya menurunkan Aisyah, Rony malah ikut menggendong Aisyah ke dapur.
"Yok!" Ajak Rony.
Salma mengekor dari belakang sambil tersenyum.
"Taruh disini aja" Ucap Salma menyuruh Rony meletakkan Aisyah di bangku plastik dapur mereka.
Rony menurut.
Salma lalu mengambil piring, nasi, sendok dan gelas plastik lalu mengisi airnya dari dispenser.
Salma menggunakan telunjuk tangan kirinya untuk menarik water tap dispenser keatas, agar airnya keluar sembari memegang gelas plastik dengan satu tangan. Sedang tangannya yang lainnya memegang piring yang sudah berisi nasi Aisyah.
KAMU SEDANG MEMBACA
PHONE PROMOTER
RandomDisaat kamu berfikir ingin memberikan yang terbaik, kamu malah menjadi yang terburuk.
