Menikah

70 8 0
                                    

Gema suara dari para tamu di pagi hari yang indah itu menjadi saksi bahwa hari ini adalah hari dimana Jeykey dan Geanna akan menikah.

Tinggal menghitung menit, saat sumpah pernikahan di ucapkan maka mereka sudah terikat dalam hubungan suci pernikahan.

Di sudut bagian depan, keluarga Jeykey dan Geanna duduk dengan manis. Menatap kearah kedua mempelai yang tengah berdiri di hadapan pendeta.

Wajah Geanna tampak begitu tegang, sangat berbeda dengan Jeykey yang berdiri tegak tanpa ekspresi. Mereka berdua mendengarkan perkataan pendeta dengan seksama hingga pendeta meminta mereka mengucapkan janji suci pernikahan.

Jeykey tampak berdehem sebelum menatap lurus, seperti dirinya bisa menjangkau Geanna. Untuk sesaat Jeykey merasa bahwa saat ini dia sudah mengambil langkah yang sangat besar. Langkah yang dulunya dia rencanakan dengan Unha, gadis yang sudah bersamanya selama 5 tahun.

Rasa kahwatir membuat Jeykey tidak tenang. Apa dia bisa membuat Geanna bahagia? Apa dia bisa membuat Geanna lepas dari semua hinaan yang mungkin gadis itu dapatkan Karna dirinya?

Jeykey mengulurkan tangannya. Geanna pasti punya rasa kahwatir nya sendiri, Jeykey akan mengerti. Tapi saat ini, ketika tangan Geanna akhirnya menggapai miliknya, Jeykey membuang semua kenangan lamanya bersama Unha dan berusaha tulus pada Geanna yang berdiri di hadapannya.

“Saya mengambil engkau menjadi istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus.”

Jadi, Jeykey menyerahkan dirinya untuk Geanna. Ini adalah kehidupan barunya dan tanggung jawabnya.

Didepannya, tanpa Jeykey sadari, Geanna tersenyum. Sedih atau senang, Geanna tidak mengerti apa yang dia rasakan saat ini. Saat telinganya mendengar janji Jeykey dan saat hatinya mendapat ketulusan. Geanna ingin ini menjadi perjalanan awal untuk mengantarnya pada akhir dari semua hubungan yang di bangun.

Setetes air mata membasahi pipi Geanna. Ketika akhirnya giliran nya datang untuk mengucapkan janji pernikahan, Geanna tau bahwa inilah saatnya untuk meyakinkan Jeykey bahwa mereka pasti bertahan hingga akhir. Seperti janji mereka; Dari sekarang sampai selama-lamanya.

Para tamu memberi tepuk tangan yang heboh ketika akhirnya Jeykey mengecup kening Geanna sebagai akhir. Sekarang mereka resmi menjadi sepasang suami istri.

Acara di lanjutkan dengan menyapa para tamu dan kenalan. Beberapa dari mereka kebanyakan adalah teman kantor Jungkook yang menanyakan kabar lelaki itu.

Jungkook tampak tidak nyaman namun tampak senang diwaktu yang bersamaan. Itu bagus untuknya namun menjadi penderitaan bagi Geanna yang hanya bisa diam mendengarkan mereka membicarakan bisnis.

Geanna sejujurnya ingin melarikan diri, namun Jungkook butuh bantuannya jika harus pergi ke tempat lain.

Seharusnya pak Liano ada disini. Dia mungkin bisa menjaga Jungkook, sebentar.

"Geanna!!"

Oh tidak!

Geanna menoleh. Wajahnya panik namun dia berusaha tenang dan memberi senyum terbaiknya walau jadi tampak mengerikan.

Itu Eska. Geanna lupa memberitahu bahwa dia akan menikah hari ini dan yang lebih parah, gadis itu sudah berkali-kali meminta menjadi bridesmaid.

Sebenarnya bukan salah Geanna, mama memutuskan untuk menjadikan sepupu Geanna menjadi bridesmaid.

BLIND [JUNGKOOK]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang