Hari ini waktunya ia mencari keberadaan kedua temannya. Menuju masing-masing kamar mereka, tapi sama-sama kosong. Gadis itu kini bingung. Ia berada didepan kamarnya Sarah.
"Kemana semua orang nih?" tanya gadis itu yang sudah memakai kerudung berwarna maroon. Mata lavendernya menatap kearah Plankybot yang terbang didekatnya. PowerSperah itu menggeleng tidak tau.
Mereka berdua kini menuju ketempat biasanya orang-orang berkumpul. Yaitu di cafetaria markas cabang. Ternyata dugaanya benar, semuanya sedang duduk untuk menikmati sarapan pagi mereka.
"Ish, sampai hati korang berdua tak ajak aku" ucap [Name] yang sedikit menghentakkan kakinya menuju kedua temannya. Reza dan Sarah hanya menyengir sambil menggaruk leher belakang mereka.
[Name] menghela nafas lalu duduk didepan mereka. Plankybot duduk disebelahnya. Ia juga memesan makanan, yaitu roti sandwich. Ia tidak begitu lapar karena masih pagi.
"Maaflah, kami lupa kalau kau ada kat sini" ucap Sarah yang tersenyum canggung kearah temannya. Ia sungguh merasa bersalah.
"Yelah yelah. Sekarang korang berdua kene traktir aku, oke?" ucapan [Name] disetujuin mereka berdua dengan senang hati. [Name] merasa puas dan memaafkan kedua temannya.
Mereka mengobrol sambil menikmati waktu makan mereka. [Name] menceritakan panjang lebar terkait dirinya melawan Reta'ka bersama teman-temannya di TAPOPS.
"Nampaknya kau dah akrab dengan mereka" ucap Reza yang sudah menyelesaikan makannya. Ia meletakkan kedua tangannya diatas meja dan siap mendengar cerita gadis itu lebih panjang.
"Betul! Mereka tuh baik-baik semua! Apa lagi Boboiboy, dia tuh baik sangat. Sangking baiknya dia juga nolong alien"
Sarah dan Reza bingung mendengar penjelasan dari temannya. Mereka saling pandang pandangan lalu kembali memandang [Name]. Meminta penjelasan hingga paham.
[Name] menggigit sandwich miliknya laku mengunyahnya. Setelah selesai mengunyah ia menelannya lalu kembali bercerita.
"Diorang kata alien tuh tak jahat-jahat sangat. Degil je. Tapi iya sik, aku tengok mereka berdua tuh tak sejahat alien-alien lain. Sejahat-jahatnya mereka, mereka pernah menolong kami pas mau diserang hewan angkasa"
"Pelik betul tuh alien. Ada kah spesies macam tuh? Jahat, namun baik?" Reza bertanya dengan eskpresi yang kebingungan. Sarah juga sama.
"Ntahlah. Tapi itulah sebenarnya" ucap [Name] dan menghabiskan sandwichnya. Ia menelannya dan meminum air putih.
"Hmm, tapi kuasa mereka menarik semua tau!"
"Menarik? Apa dia?" tanya Reza yang semakin penasaran. Ia mulai tersenyum.
"Nahh. Yaya punya kuasa manipulasi gravity. Ying pula manipulasi masa, nah kalau Gopal manipulasi molekul"
"Wohh! macam menarik, apa lagi Gopal. Bolehlah aku tukar barang-barang jadi duit!" seru Sarah yang sedikit membanting meja dan mencodongkan badannya kedepan dengan kedua matanya yang bersinar.
"Betul tuh! Nah yang paling menarik nih Boboiboy!"
Reza menatap gadis berkerudung maroon itu. "Apa dia?" tanya nya yang semakin penasaran. Jika gadis itu menarik, maka itu kenyataan.
"Dia punya kuasa elemental! Dia juga boleh berpecah jadi 7. Jadi ada 7 Boboiboy yang keluar dari jam kuasa dia!! Lalu kuasa elemental itu boleh fusion dan jadi kuasa baru!" [Name] menceritakannya dengan penuh energi. Menceritakan betapa hebatnya Boboiboy disaat dirinya melihat sendiri pertarungan laki-laki itu melawan Reta'ka.
Reza menangkup wajahnya. Pandangannya lurus kedepan, memperhatikan gadis didepannya yang masih semangat bercerita tanpa henti. Perlahan bibirnya mulai terbentuk senyuman tipis, matanya sedikit menyipit.
KAMU SEDANG MEMBACA
HIRAETH (BOBOIBOY X READER)
RandomSetelah kejadian melawan Reta'ka beberapa hari yang lalu, akhirnya gadis itu mendapatkan cuti selama masa penyembuhanya selepas melawan Reta'ka. Gadis berkerudung maroon itu berjalan sepanjang koridor markas cabang. Ia dikirim kembali kesini selama...
