Alanara
- S U A S A N A B A R U -
"Sudah saya bilang, kamu di bawa kesini untuk menjemput kebahagiaan nak",ucap Andres
Ara menghampiri kedua sosok pria itu "sudah sedih sedihannya, Alan nya mau ngampus yah",ucap Ara meledek dua pria itu
"Iya iya"
"Yaudah mah, yah.. Alan berangkat dulu, Assalamualaikum",ucap nya lalu berlari menuju mobilnya
...
Alan menghentikan mobilnya tepat didepan kampusnya, ia memakirkan mobilnya di parkiran dan mulai mengenakan Hoodie nya sembari berjalan cuek kearah ruang kelasnya
Alan duduk di ruang kelasnya, kini ia mahasiswa semester 3 jurusan psikologi, ia selalu takut jika Okta tak mampu menempuh pendidikan nya disana, otak Okta yang ada di bidang kedokteran namun dia malahan ikut bergabung di psikologi bersama Alan dan teman teman nya, beruntung jika teman teman Alan mengerti pelajaran nya, namun terkadang mereka sama seperti Okta susah paham dengan pelajaran
Alan menatap seisi kelasnya, matanya terpaku kepada tempat duduk di paling pojok kelas, seperti terlihat sangat kumuh
"Ga pernah di bersihkan?",guman nya
Alan membuka ponsel dan membuka WhatsApp jemari pria itu dengan lihai mengetik pesan untuk sang kekasih
Oktaaa
Ta
Alannnn
Paham?
Belum mulai
Ya
Alan udah makan???
Udah, lo?
Gasuka lo gue
Maaf
Gamau di maafin
Ya
Ya doang? ANEH
jadi?
G
Y
Percakapan aneh mereka berakhir di situ
Senyum tipis Alan terukir ketika ia menatap indah nya foto Okta di layar hp nya
"Cantik",guman nya lalu segera mematikan ponselnya karena dosen nya telah memasuki ruangan
Alan yang merasa ngantuk mulai menutup matanya dan ia mulai tertidur dari sela sela guru menjelaskan, bagi anak yang otaknya encer seperti alan, penjelasan sang guru hanyalah lagu pembawa kantuk
"Jadi kita hari ini ada anak baru yang baru pindah dari kampus Kartika yang berada di Jakarta",ucap sang guru
Alan yang sadar itu adalah dia, Alan langsung menaikan kepalanya dan merapikan rambutnya
"Silahkan maju lan", ucap sang dosen
Dengan sigap Alan berdiri dan mengambil langkah menuju depan kelas
"Assalamualaikum semua"
"Wa'alaikum salam"
"Perkenalkan saya Alanara Delviano Ferendika, saya pindahan dari kampus Kartika jurusan psikologi",jelas alan
KAMU SEDANG MEMBACA
ALANARA
Roman d'amourDia yang selalu berjalan dalam kabut dengan mata yang tertutup Berusaha meraih kebahagiaan tanpa berfikir adanya rintangan Dia hidup untuk di kasiani bukan di kasihi ataupun sayangi Dia hidup karena di tahan bukan bertahan Dia hidup karena sebuah pa...
