Agatha syaquila, wanita yang selalu memendam perasaannya sendiri terhadap lelaki yang selama ini membuat harinya selalu berwarna dan membuat harinya juga ikut bersedih. yah, pria itu bernama Mario arsenio cowok yang susah peka pada perasaan agat...
Dalam perjalanan ke kelas, Agatha selalu berpikir dengan keras dan dengan jiwa yg membara-bara, apakah aku layak dicintai oleh seorang mario yang mendekati kata sempurna?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sedangkan aku mempunyai masa lalu kelam? Aku harap mario tidak mengetahui jika aku seorang perempuan yang berusaha melupakan masa lalu yang begitu kelam, dengan ketidak kesadarannya, Agatha telah sampai kekelas setelah memberi air minum di lapangan ke mario tadi.
Agatha duduk dikursi paling belakang sambil merenung dan pikirannya mengatakan jika dia sangat mencintai mario, tetapi ia sadar jika dia tidak berhak mendapatkan cinta siapapun dikarenakan masa kelam ya.
Dan yah dengan banyak nya angan-angan dalam pikirannya tiba-tiba Mita menepuk pundak agatha dan Agatha sontak terkejut akan hal itu.
"lo kenapa melamun begitu, tadi lo dari mana, gue cari disemua ruangan gue gak ngeliat Lo" ucap mita ke Agatha.
"oh, gue tadi habis nyamperin mario, gk tega gue ngeliat dia dijemur panas matahari, kasihan dia, alhasil gue ngasih dia air mineral" ucap agatha sambil tersenyum kepada Mita.
Sedangkan Mita masih bingung apakah sahabatnya sedang menaruh hati ke sosok mario pemalas dan nyebelin itu.
Lalu dengan mudah nya mita memahami agatha bahwa temannya sedang jatuh cinta, dengan alis ditautkan dan tangan dengan sigap memukul lengannya agatha.
"lo suka sama Mario? Laki-laki nyebelin dan bodoh itu" ucap Mita dengan suara lantang.
Dan dengan sigap juga Agatha menutup mulut Mita dengan kedua tangannya dan berkata
"lo bisa gak sih ngomong itu jangan teriak, dan jangan malu-maluin gue didepan mereka, gue malu tau gak sih"ucap agatha.
dengan sangat geramnya Agatha menundukkan kepala dikarenakan sebagian murid dikelas mendengar perbincangan mereka, dan yah murid yang sebagian mendengar hanya melihat mereka dan tidak mengeluarkan sepatah katapun.
Mita yang membuat keributan tersebut hanya bisa tersenyum tanpa beban sekalipun.
"Agatha peace, gue janji gk akan ngulangin lagi dan gk akan ngebocorin rahasia seperti ini" ucap Mita dengan tangan terangkat mengacung jempolnya
Dan yang menjadi sasaran hanya bisa melihat dan mengabaikannya karena sedang memainkan handphonenya agar ia tidak meluapkan amarahnya kepada Mita.
Tiba - tiba, Shella si sahabat agatha yg paling dewasa menghampiri mereka dan duduk di depan Agatha.
"gue tadi dengar dari ledi, lo suka sama Mario" ucap Shella dengan wajah datar.
"jujur sih, gue suka sama dia, gue gak tau perasaan gue ntah sejak kapan tumbuh dengan Mario dan sekarang gue gk bisa bilang klaw gue gak mencintai Mario. Gue betul suka dia" jawab Agatha.
Shella hanya bisa melihat sahabat nya itu yang sedang berbunga-bunga dan tersenyum seperti orang yang sedang kasmaran yang sedang jatuh hati.
"siapun yang lo cintai itu tidak akan menjadi masalah buat gue. Karena gue fine-fine ajah, selama dia bisa menjaga lo dan bertanggung jawab ke lo dan menerima masa lalu lo, gue akan merestui hubungan lo ke Mario, gue gak suka melihat lo bersedih, karena gue sudah nganggap lo lebih dari keluarga gue"ucap Shella dengan suara lembut.