" Sedikit, tapi tidak apa, aku bisa menahan nya, nanti juga sembuh "- jennie
" Mianhaeyo sudah menyakitimu sayang"- jisoo
" Tidak sayang, aku bahagia sekali malam ini, akhirnya kekasihku kembali di pelukan ku dan aku bahagia dirimu ternyata salah satu wanita istimewa "- jennie tersenyum
Jisoo perlahan memeluk tubuh jennie yang masih belum berbusana.
" Tubuhmu sangat terlihat sexy di mataku, aura tubuhmu sangat hangat jendeukie, gomawoo sudah mengajakku kesini"- jisoo berpelukan
" Aku sangat khawatir melihat mu pucat seperti tadi, dan dingin sekali"- jennie
" Aku sungguh tersiksa, aku belum pernah merasakan seperti ini sebelumnya, karena belum lama juga aku memiliki junior ini jendeukie, "- jisoo
" Tidak apa,, sekarang sudah enakan? "- jennie
" Emm sepertinya sudah sayang, "-jisoo sambil tersenyum
Saat keduanya masih berbincang, ponsel jisoopun berdering kembali. Dan jisoo pun mengangkat nya.
" Hallo? "-jisoo
" Ketua ada di mana? "- rose
" Aku di cafe "- jisoo
" Kami menunggumu, filmnya baru kelar"- rose
" Berapa jam kalian disana, lama sekali? "- jisoo
" 2 jam hehe, "- rose
" Yang lain juga disana? "- jisoo
" Tentu saja, kami menunggu mu di depan gedung ya? "- rose
" Baiklah, kalian tunggu saja disana, aku akan kesana "- jisoo
" Jennie bersamamu kan? "- rose
" Emm, iya dia bersamaku"- jisoo
"Okey, kami tunggu disini, "- rose
" Nee, arraseo "- jisoo
Jisoo usai mengakhiri telfon nya bersama rose pun berkata pada jennie
" Kita pakai baju kita dulu, dan cuci muka, agar tidak terlihat berantakan "- jisoo