⚠️Ooc, reverse harem, kissing, fights, blood, obsession, mature. Dll.
⚠️MC bukan FL yang 'baik', sedikit dominan dan suka melakukan 'skinship'. Harap minggir jika tidak suka FL yang seperti ini.
Memuat tema 'dark' berkedok romance, bijaklah dalam me...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Keesokan paginya (Name) yang baru kembali dari hutan terpencil yang menjadi tempat latihannya pun kini menuju rumah Jiwoo bersamaan dengan ketiga temannya yang juga baru tiba.
Memasuki rumah Jiwoo dengan keadaan Jisuk dan Subin yang cekikikan bersama membuat (Name) yang melihat kedua temannya itupun hanya menggeleng kecil seraya beranjak duduk ke sofa Jiwoo.
"Kenapa tertawa? Apa ada hal menyenangkan?" Tanya Jiwoo.
"Ah iya, ada sesuatu yang menyenangkan haha."
"Jisuk menelepon Choi Gangseok dan menantangnya hahaha!" Lanjut Subin menjelaskan.
"Choi Gangseok... Dia bukannya anggota Baekho kan?" Tanya (Name) sambil mengusap bulu kucing coklat yang ia pangku dipahanya.
"Iya, Jisuk bilang Kang Sucheon menantang Jiwoo sambil didampingi ayahnya dan Sucheon-lah yang dihajar habis-habisan." Jawab Subin dengan seringainya.
"Ah..." Bingung Jiwoo tak tahu harus menanggapinya bagaimana atas sikap kedua temannya yang memang suka mencari keributan itu.
"Lalu bocah ini bertanya kenapa Choi Gangseok diam saja, padahal empat orang terkuat sudah pernah bertarung denganmu. Dia juga mengejek Choi Gangseok pula, katanya dia paham perasannya kalau menghindar karena takut."
"Habis itu Choi Gangseok langsung menutup telepon tanpa menanggapi semua ejekannya." Lanjut Subin menerangkan apa yang sudah diperbuat oleh Jisuk kepada Choi Gangseok membuat Jiwoo yang mendengar pun hanya bisa terdiam dengan (Name) yang terkekeh pelan mendengar ulah nakal Jisuk kali ini.
Drrrt
"Telepon dari Choi Gangseok." Ucap Jisuk usai melihat siapa yang telah menghubunginya sekarang ini.
"Wah pasti dia benar-benar jengkel, dia terus meneleponmu sejak kemarin? Kau sama sekali tidak mengangkat teleponnya?"
"Iya, ah terputus." Jawab Jisuk dan melihat sambungan teleponnya sudah terputus karena tidak segera diangkat olehnya.
Drrrt
"Eh dia menelepon lagi, kali ini angkat saja." Usul Subin.
"Oke!" Jisuk pun lantas mengangkat telepon dari Choi Gangseok dengan tatapan matanya yang berkilat jahil.
"Hei Choi Gangseok, berhenti meneleponku. Kenapa kau jadi sok akrab sih? Mengganggu saja... Kalau nggak diangkat artinya nggak mau bicara! Kau ini tidak punya pacar ya?" Ucap Jisuk dengan menyebalkannya.