Pemuda itupun perlahan berlari hendak mendekatinya yang hanya berdiri diam dengan wajah tanpa ekspresinya.
"(Na─"
BRAAAKK!!!
"─me)..." Baru saja beberapa langkah Gangseok berlari untuk menghampiri (Name), namun gadis itu sudah lebih dulu terpental jauh akibat ditabrak sebuah mobil yang oleng karena licinnya jalanan saat hujan.
Deg
Butuh setidaknya beberapa detik sampai Gangseok akhirnya mulai mencerna keadaan dan dengan panik bergegas menghampiri (Name) yang tergeletak jauh beberapa meter darinya.
Gadis itu─
"(NAME)!!"
─Sudah tak lagi membuka matanya.
😼😼😼
Drap! Drap! Drap!
Derap langkah kaki dari seorang pemuda sedikit teredam oleh suara hujan yang begitu deras, namun meski begitu sang pemuda tak juga berteduh dan terus menerobos hujan sambil membawa sesosok gadis dalam gendongannya.
Sang gadis dalam gendongan nampak memiliki wajah yang begitu pucat dan kepalanya mengalami luka hingga darah pun terus mengalir keluar.
Tetapi nyatanya tak hanya kepala yang terluka namun di badan gadis itupun terdapat noda merah yang begitu kental dengan beberapa bagian tubuh memiliki banyak luka goresan hingga luka tersayat.
Satu tangannya tampak patah membuat kondisi sang gadis pun semakin memprihatinkan yang tentu saja membuat sang pemuda semakin dilanda panik dan cemas.
Gangseok, pemuda itu dengan sekuat tenaga mencoba membawa (Name) ke rumah sakit terdekat.
Dia tak lebih dulu memanggil ambulans saat kejadian (Name) tertabrak, sebab karena menurutnya itu akan sangat memakan banyak waktu. Belum lagi cuacanya pun sedang hujan lebat yang pastinya akan sedikit menyulitkan bagi ambulans untuk melaju secepat mungkin ke lokasi mereka.
"...Se...ok..." (Name) memanggil dengan lirih, membuat si pemuda pun lantas menunduk untuk menatapnya yang kembali tersadar setelah pingsan beberapa saat yang lalu.
"Jangan tutup matamu!" Kata Gangseok kala melihat si gadis sepertinya mulai akan kembali kehilangan kesadarannya.
(Name) yang mendengar seruan dari Gangseok di tengah-tengah suara dengungan yang begitu menyakiti kepalanya pun tampak ingin menurutinya.
Namun...
Sungguh, ia tak bisa mempertahankannya lagi.
Sakit sekali rasanya, sekalipun ia adalah seorang awakened tetap saja tubuhnya ini adalah tubuh manusia.
Ditambah dengan kondisi batinnya, rasanya (Name) benar-benar merasa lelah dan ingin sekali menenangkan pikirannya dari semua hal yang telah terjadi.
"M-maaf..." Lirih (Name) lagi membuat Gangseok yang mendengar sontak melotot dan mencoba mempercepat langkahnya.
"Tetap bersamaku (Name)! Tetap bersamaku!!"
"Tetap bersamaku mengerti?!" Gangseok secara terus-menerus mengulang perkataannya, mencoba tuk membuat (Name) tetap tersadar.
(Name) mengerjap pelan dengan nafasnya yang terasa tercekat. "A-aku... T-ta...k... B-bi...sa..." Katanya dengan mata yang mulai terpejam rapat.
"Andwae!"
"Hajima! Tetap bersamaku (Name)!"
"..."
Tak ada jawaban.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eleceed X Reader
Fantasy⚠️Ooc, reverse harem, kissing, fights, blood, obsession, mature. Dll. ⚠️MC bukan FL yang 'baik', sedikit dominan dan suka melakukan 'skinship'. Harap minggir jika tidak suka FL yang seperti ini. Memuat tema 'dark' berkedok romance, bijaklah dalam me...
