Chapter 86 : Makhluk Astral

268 39 8
                                        


Di rumah Jiwoo.

Seusai pertarungan dengan Bathor.

"Syukurlah! Aku khawatir sekali." Ujar Jiwoo dengan penuh kelegaan setelah mendengar apa saja yang terjadi kala pertarungan itu dari Kaiden.

"Kau tidak perlu khawatir padaku, aku mengalahkannya dengan mudah kok." Balas Kaiden yang sudah dalam wujud kucingnya, berkata begitu sambil memasang ekspresi sombongnya yang khas. "Lihat, aku sama sekali tidak terluka kan?"

"Wah~ Kaiden memang hebat."

Mendengar pujian itu tentu membuat Kaiden langsung cekikikan seperti di gambar di atas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mendengar pujian itu tentu membuat Kaiden langsung cekikikan seperti di gambar di atas.

(Name) yang ada disana pun hanya geleng-geleng kepala melihat tingkahnya, sudah sangat terbiasa dengan pemandangan lucu itu.

"Tapi katanya Bathor sudah terlanjur kehilangan tenaga, akibat bertarung dengan Yoo Jiyoung." Kartein menyahut dengan sinis, duduk di pangkuan satu-satunya gadis disana dengan wujud kucingnya. "Jangan sombong kau."

Syut! Spontan Kaiden menoleh dengan tatapan kesal dan bertambah kesal lagi kala melihat dimana kucing kurus itu mendudukkan dirinya. "Jadi, kau menyuruhku menghargai Bathor yang datang kesini untuk menyerangku setelah dia tahu aku cedera?! Dan menyingkirlah dari sana!"

"Aku tidak bilang apa-apa lho." Kartein membalas acuh tak acuh dan semakin menjadi dalam membuat Kaiden kesal dengan dirinya yang segera beralih tempat ke leher (Name) dan bergelanyut manja disana. Bahkan sesekali menjilat lembut leher gadis itu yang sedang bermain game di ponselnya.

Benar-benar mengejek Kaiden yang sontak semakin murka melihat itu, bahkan ekor kucingnya terus saja dia hentak-hentakkan ke lantai dengan ekspresinya yang menggelap.

'Bajingan kurus sialan itu...'

😼😼😼

Esoknya.

Sang pemilik netra heterocromia yang baru saja selesai melakukan latihannya di hutan biasa pun kini sudah tiba di kawasan rumahnya dan segera melompat turun dari atas atap rumah orang.

Tap!

Mendarat sempurna di tanah dan kehadirannya yang tiba-tiba itu mengejutkan seorang pemuda yang baru saja datang ingin menghampiri kediaman Jiwoo.

Menyadari sosok Kang Sucheon disana, (Name) pun lantas menurunkan tudung hoodie-nya dan beradu tatap dengan pemuda Kang tersebut yang terkesiap kala mereka berdua bertatapan.

Perlahan (Name) melangkah mendekat dan berdiri menjulang di depan Sucheon yang lantas mendongak kecil untuk menatapnya yang entah bagaimana sudah bertambah tinggi sekarang.

Jangan tanya bagaimana, yang jelas (Name) sekarang sudah menjadi agak tinggi dan menjadi sebatas leher kedua K-lah.

Sreet (Name) mendekatkan wajah membuat Sucheon sontak memundurkan dirinya agar tercipta jarak aman di antara mereka.

Eleceed X ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang