Chapter 87 : Bathor Sang Pelawak

559 61 19
                                        

"Bathor

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bathor." Ucap Kartein seraya dia melangkah masuk dengan Kaiden mengikuti di belakang. "Apa kau mencariku, karena ingin bertarung denganku juga?"

Hening sejenak, suasana menegangkan pun tercipta membuat Kang Sooman merasa tertekan kala dirinya terus-terusan terlibat dalam situasi seperti ini.

"Tidak," Bathor akhirnya membalas sembari dia beranjak berdiri, menghadap Kartein. "Bukan karena itu."

"Apa?"

"Kartein!"

"..."

"Obati luka diwajahku." Lanjut Bathor dengan penuh percaya dirinya membuat suasana pun seketika kembali hening.

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"....."

Apa yang dikatakan oleh Bathor sontak membuat Kartein kesal dan terciptalah perempatan imajiner dikepalanya. "Tidak mau." Tolaknya tanpa basa-basi.

"Hah?!" Bathor tentu terkejut mendapatkan penolakan tersebut, tanpa akal-maksudku, tanpa kehilangan cara ia kembali berucap. "Kalau kau mengobati luka diwajahku, aku pasti akan membayar dengan harga yang setimpal. Karena itu─

"Aku bilang tidak mau." Potong Kartein cepat, menoleh kesal ke arah jendela yang ada disana dan langsung menemukan sosok (Name) yang tengah berada di gedung sebrang sana. Begitu jauh namun cukup untuk dilihat oleh mata tajamnya, ia satu-satunya orang yang berhasil menyadari eksistensi gadis tersebut.

(Name) yang sedang duduk santai diujung gedung sambil mengayunkan pelan kedua kakinya pun lantas melambaikan tangannya, saat sadar bahwa Kartein telah melihat keberadaannya yang datang untuk melihat mereka.

'Sedang apa dia disana?'

"Baiklah..." Suara Bathor segera membuat Kartein kembali mengarahkan pandangannya ke pria bertopi tradisional ini. "Aku tahu kau menolak tawaran dari banyak orang, bagaimana kalau begini saja?" Lanjutnya yang mendapat tatapan heran dari ketiga pria lainnya disana.

"Aku akan mengabulkan satu permintaanmu, apapun itu!"

'Sebuah bantuan dari Awakend peringkat dunia.'

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Eleceed X ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang