Entah sudah berapa kali Donghyuck kena tegur oleh bosnya karena remaja itu kehilangan fokus setelah mendengarkan semua penjelasan dari Staff 1810.
Surat balasan itu belum juga Donghyuck baca. Bahkan, setelah dia pulang bekerja pun surat itu masih tersimpan rapi di dalam lemari dan tidak Donghyuck sentuh.
Donghyuck menghembuskan nafas kuat-kuat. Remaja itu berjalan menuju lemari dan mencari keberadaa surat balasan itu. Namun, pandangan mata Donghyuck justru tertuju pada peti kayu yang berisikan kenangan Donghyuck ketika masih kecil.
Jujur saja, Donghyuck sebenarnya lelah melakukan berbagai macam perintah yang tertulis di dalam surat. Dia ingin sekali menjalani hidupnya tanpa tahu apa yang terjadi di masa depan. Namun, yang membuat Donghyuck berusaha sabar adalah ketika dia disuruh mencari teman masa kecilnya. Dia lebih penasaran akan hal itu dari pada mencaritahu seseorang yang memanggilnya Haechan.
Paling tidak, Donghyuck ingin menjalani masa remaja mereka bersama-sama dengan para sahabat Donghyuck yang dengan mudah Donghyuck menerima kehadiran mereka di dalam hidupnya.
Otaknya mulai memikirkan siapa di antara mereka berlima yang tahu isi surat dari masa depan? Donghyuck bahkan tidak menyangka efeknya akan besar jika orang selain penerima surat membaca surat dari masa depan itu.
Donghyuck menatap lekat surat balasan tersebut. Setelah menghembuskan nafas dan menenangkan dirinya sendiri. Donghyuck pun membuka lipatan surat tersebut.
Hai, Lee Donghyuck. Aku sudah berusaha menjelaskan semuanya kepadamu. Namun, sayangnya, sebagian dari ingatanku hilang karena kecelakaan yang aku alami ketika aku berusia 18 tahun. Maka dari itu, aku menyuruhmu menghindari jalan tol karena ketika aku tersadar dari koma, Jisung bilang aku mengalami kecelakaan beruntun di tol. Tapi, ternyata Jisung berbohong.
Kecelakaan yang aku alami bukan karena kecelakaan beruntun, melainkan karena ada seseorang yang mendorongku ke jalan sehingga aku tertabrak truk yang lewat.
Donghyuck menaikkan alisnya ketika membaca isi surat tersebut. Dia juga sedikit terkejut ketika tahu dia mengalami kecelakaan parah sehingga kehilangan sebagian ingatannya.
Dan yang mendorongku ke jalan itu adalah Huang Renjun.
Donghyuck mengerjapkan matanya. Dia terkejut dan terlalu bingung mengenai Huang Renjun sebagai tersangka yang menyebabkan Donghyuck terbaring koma. Jadi, mereka berdua tidak dekat? Mereka bukanlah sahabat? Tapi, kenapa Huang Renjun malah mendorongnya ke jalan?
Jika dilihat dari tampang Huang Renjun. Dia tidak terlihat seperti seseorang yang tega mencelakai orang lain.
Persahabatan itu hancur setelah aku terbangun dari koma. Dan penyebab hancurnya persahabatan itu karena Huang Renjun. Dia mendorongku karena kesal padaku. Jadi, Lee Donghyuck, Huang Renjun bukanlah sahabat kita. Dia hanyalah saudara Jaemin yang menjadi penghancur persahabatan kita.
Dan, hubungan Jaemin dengan Renjun tidak terlalu bagus namun lama kelamaan mereka menjadi saling bergantung satu sama lain.
Untuk petunjuk teman masa kecil, aku tidak bisa ingat dengan jelas karena ingatanku yang hilang pasca kecelakaan.
Untuk petunjuk seseorang yang memanggilku Haechan. Seingatku, teman masa kecilku yang memberikan nama itu untukku. Dan ketika tubuhku ditabrak truk, sayup-sayup aku mendengar seseorang memanggilku Haechan.
Park Jisung dan Zhong Chenle adalah sahabatmu. Dan untuk si iblis, tenang saja, tidak lama lagi dia akan pergi dari hidupmu. Kau hanya perlu bersabar.
Di sini, aku menemukan seseorang yang cantik. Tapi, sayangnya dia akan pindah sehingga aku mengurungkan niat untuk mendekatinya. Dan kecantikannya mengingatkanku dengan ibu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[FF NCT DREAM] EVEN IF
FanfictionHal pertama yang dia ketahui ketika dia tersadar dari tidur panjangnya adalah, persahabatan mereka telah hancur. Dia tidak tahu kesalahan apa yang menyebabkan persahabatan mereka retak seperti ini dan tidak bisa dia perbaiki lagi. Persahabatan yang...
![[FF NCT DREAM] EVEN IF](https://img.wattpad.com/cover/363075072-64-k180808.jpg)