22. Pria Berambut Perak

497 66 0
                                        

Memang Staff 1810 terdengar menyebalkan ketika menyuruh Donghyuck menemui bosnya saja kalau memang penasaran. Namun, Donghyuck pada akhirnya mengikuti saran Staff 1810 dari pada bertanya dengan para sahabatnya. Dia juga tidak mau mereka tahu kalau Donghyuck menggunakan jasa ini demi persahabatan mereka. Alhasil, lihatlah? Salah satu sahabatnya juga melakukan hal serupa dan entah apa tujuannya.

Setelah lift terbuka, Donghyuck mencari angka 20 di tombol yang ada di dekat pintu lift, namun dia tidak menemukan angka yang ia cari. Donghyuck mengernyitkan alisnya dan mengumpati staff kaku itu karena Donghyuck pikir si kanebo kering itu mengerjainya. Dia hanya terpaku di dalam lift dengan pintu yang masih terbuka karena Donghyuck tidak kunjung memincit lantai tujuannya.

Tak lama kemudian, ada seorang pria bertubuh tinggi masuk ke dalam lift lalu memincit sesuatu di deretan tombol angka itu. Dan Donghyuck yakin kalau pria tinggi itu tidak menekan tombol apa pun, dia hanya menyentuh sesuatu di sebelah tombol angka 14.

Lift tersebut tertutup dan hanya ada mereka berdua di dalam sana. Donghyuck begitu kikuk karena dia tadi belum memincit lantai tujuannya.

"Kenapa anda ingin ke lantai 20, tuan?"

Suara berat dan terkesan dingin itu membuat Donghyuck terlonjak kaget lalu menatap si pria tinggi dengan gugup.

"S-saya ingin menemui pemimpin perusahaan ini" jelas Donghyuck dan tanpa sadar menundukkan kepalanya karena pria tinggi itu menatapnya lekat.

"Ikuti saya" ucap si pria tinggi tepat ketika pintu lift terbuka.

Dan benar saja, hanya ada satu pintu di lorong tersebut dan Donghyuck berjalan mengikuti si pria tinggi yang malah berbelok ke kiri ketika mereka mendekati pintu tersebut.

"Pintu itu hanya stiker saja. Ya, bos kami memang sedikit aneh, alasannya dia ingin menipu orang-orang yang ingin menemuinya" jelas si pria tinggi membuat Donghyuck bertanya-tanya bagaimana rupa pemimpin perusahaan Miracle Company ini.

Di dalam kepalanya hanyalah bayangan pria tua berusia 50 tahun dengan rambut putih semua dan sebagian kepalanya botak.

Namun, Donghyuck tidak bisa menahan rasa terkejutnya ketika si pria tinggi itu membukakan pintu dan mendapati seorang pria mengenakan pakaian serba hitam dengan pin elang perak tersemat di sana. Lalu, yang membuat Donghyuck terkejut adalah paras rupawan si pria yang mengingatkan Donghyuck dengan tokoh utama pria di manga  yang selalu dia baca.

Terlebih rambut perak itu.

Ini pertama kalinya dia bertemu dengan orang dengan rambut berwarna terang di perusahaan ini.

"Oh, kau membawa tamu?" ucap pria itu lalu dia berjalan mendekati Donghyuck sambil tersenyum ramah.

"Dia bilang, dia ingin bertemu denganmu, aku kira dia rekan bisnismu" jelas si pria tinggi tadi.

"Hmmm, sayangnya dia bukan rekan bisnisku dan dia tidak memiliki janji temu denganku hari ini" ucap si pria berambut perak dengan ekspresi yang menyebalkan bagi Donghyuck.

Dia merasa si pria berambut putih itu sedang mengejeknya secara tidak langsung.

"Kalau begitu, dia harus pergi dari-"

"Tunggu! Tolong dengarkan saya dulu!" potong Donghyuck sebelum dia benar-benar dibawa keluar oleh si pria tinggi.

Donghyuck menelan ludahnya dengan gugup ketika dua pria itu menatapnya dengan lekat.

"Staff 1810 mengatakan kepada saya, kalau salah satu dari sahabat saya mengirim surat ke masa lalu. Hasilnya, terjadi perubahan yang luar biasa karena hal itu dan saya hanya ingin tahu siapa sahabat saya yang juga mengirim surat dan staff itu menyuruh saya bertanya kepada anda."

[FF NCT DREAM] EVEN IFCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang