5. Mata Tak Bisa Berbohong

601 64 4
                                        

Lia tetap diam dan tak mengatakan apapun saat Soobin menunjukkan rasa khawatirnya pada Yeonjun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lia tetap diam dan tak mengatakan apapun saat Soobin menunjukkan rasa khawatirnya pada Yeonjun.

Lia menoleh dan melihat Karina yang berjalan mendekat ke arah Soobin. Mungkinkah Karina juga melihat perbuatan Soobin? Jika memang melihat, apa yang akan Karina pikirkan?

Sebagai kekasih Yeonjun, Lia tak menyukai perbuatan Soobin saat mencium tangan Yeonjun. Lia ingin protes, tetapi Lia berusaha menahan dirinya. Lia tidak mau jika protesnya berakhir menjadi perdebatan. Pada akhirnya Lia memilih untuk tetap berpikir positif dan mempercayai bahwa perbuatan Soobin hanyalah bentuk dari kepedulian Soobin kepada Yeonjun. Lagipula Soobin dan Yeonjun sudah bersahabat sejak kecil. Jadi wajar jika Soobin memberikan kepedulian yang dalam pada Yeonjun.

Di sisi lain, Karina memilih untuk menahan rasa tak nyaman di hatinya. Berdiri di belakang Soobin sambil melihat setiap gerakan yang Soobin lakukan. Dalam perasaan yang tak nyaman, Karina berusaha keras untuk menahan dirinya. Menarik keinginannya lebih jauh, agar tidak menimbulkan masalah.

Melihat Soobin yang begitu hati-hati saat menyentuh pipi Yeonjun, melihat kekhawatiran yang terpancar cukup kuat di wajah Soobin, semua itu adalah bentuk dari kepedulian dan kekhawatiran Soobin kepada Yeonjun. Setidaknya itulah yang berusaha Karina pikirkan untuk saat ini. Karena Karina tahu, Yeonjun dan Soobin adalah sepasang sahabat yang begitu dekat, bahkan tak terpisahkan. Karina mencoba untuk terus berpikir bahwa semua hal yang Soobin lakukan pada Yeonjun adalah hal yang wajar, meskipun cukup sulit.

" Yeonjun.. "

Soobin menggenggam tangan Yeonjun semakin erat. Berharap dan terus berdoa agar Yeonjun bisa segera membuka matanya. Soobin takut, Soobin merasa bodoh, Soobin merasa gagal menjadi sahabat yang baik untuk Yeonjun. Soobin berpikir, apakah dirinya telah gagal menjaga Yeonjun seperti janjinya kepada mendiang orang tua Yeonjun?

Tapi..

Bagaimana semua ini bisa terjadi?

Soobin menoleh ke arah Lia dan memutuskan untuk bertanya. Dirinya sudah benar-benar diselimuti oleh rasa penasaran yang sangat dalam.

" Apa yang terjadi? Bagaimana bisa? Tadi pagi aku bersamanya dan Yeonjun baik-baik saja. Jadi bagaimana Yeonjun bisa berakhir di sini? "

Soobin memberikan lebih dari satu pertanyaan. Soobin ingin tahu semuanya, Soobin harus mengetahui awal mulanya. Agar kedepannya Soobin bisa mengantisipasinya dengan lebih baik lagi, Soobin hanya tidak ingin kecolongan lagi.

Untuk beberapa saat Lia terdiam, namun setelahnya, dengan cepat Lia mengatakannya kepada Soobin.

" Asam lambung Yeonjun naik? "

Jadi cukup sampai di sini, Lia tidak bisa menutupi faktanya lagi. Sudah sepantasnya dan sudah seharusnya Soobin mengetahui yang sebenarnya.

" Apa katamu? Asam lambung? Yeonjun punya penyakit asam lambung? "

Drive You Insane | SOOBJUNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang