53. Kejahatan Lia

73 5 0
                                        

Matahari pagi menyinari tempat yang sunyi dan sepi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Matahari pagi menyinari tempat yang sunyi dan sepi. Ketika Yeonjun membuka mata, Yeonjun terbangun di kasur yang begitu empuk. Tak jauh dari kasur itu, ada meja kecil, lemari kaca dan sofa.

Yeonjun perlahan-lahan bangun, kepalanya terasa sangat pening. Di mana ia saat ini?

Ketika akhirnya pintu terbuka, menampilkan sosok wanita yang pernah menjadi kekasihnya.

"Li-Lia" ucap Yeonjun dengan nada yang sangat gugup. Yeonjun mencoba melihat ke sekitar dan menyadari bahwa tempat itu sangat asing. Kemana Lia membawanya?

Lia mendekati Yeonjun sambil membawa nampan berisi beberapa menu sarapan dan segelas susu. Dengan hati-hati, Lia menaruh nampan itu di atas meja kecil dekat kasur.

"Babe.. Kamu sudah bangun" Lia duduk di sisi ranjang sambil menggenggam tangan Yeonjun. Namun dengan cepat Yeonjun menepis tangan Lia.

"Apa-apaan ini Lia? Di mana aku sekarang?? Jawab aku! " Yeonjun berucap dengan nada kesal dan marah. Sungguh, Yeonjun benar-benar ketakutan sekarang. Apa yang sebenarnya sedang Lia rencanakan?

Ketika tangannya di tepis oleh Yeonjun, itu menciptakan satu perasaan paling menyakitkan. Lia menyeringai dan segera berdiri dari posisi duduknya.

"Kamu harus sarapan dulu.. Setelah itu kamu bisa mandi. Aku udah nyiapin pakaian ganti untuk kamu."

"Tidak mau!"

Yeonjun menolaknya dengan keras, kemudian berdiri dari atas kasur dan berlari menuju pintu.

"Babe.. Berhenti.. " Lia berteriak keras ketika Yeonjun berhasil membuka pintu ruangan itu.

Dengan cepat, Lia segera berlari dan berusaha menyusul Yeonjun. Tidak akan! Lia takkan membiarkan Yeonjun lepas darinya begitu saja. Yeonjun adalah miliknya, hanya miliknya.

"Hyunjin! Hentikan dia!"

Hyunjin yang sedang berada di luar sambil merokok, tiba-tiba mendengar suara teriakan Lia. Ia bergegas menghentikan Yeonjun yang baru saja keluar dari pintu rumah gubuk kayu itu. Dengan kedua tangannya, Hyunjin berhasil mengejar Yeonjun, lalu meraih tangan Yeonjun dan mendorongnya hingga jatuh ke atas tanah. Hyunjin segera mengunci kedua tangan Yeonjun di belakang tubuhnya ketika tubuh Yeonjun dalam posisi tengkurap.

Sementara Yeonjun, ia gagal melepaskan dirinya dan wajahnya segera terangkat untuk melihat ke sekitarnya. Apa ini? Di mana ia? Semuanya penuh dengan pepohonan yang sangat tinggi. Apakah Lia membawanya ke tengah hutan? Tapi kenapa?

"Lepaskan aku! Berengsek! Lepaskan aku sialan!"

Dengan amarah yang meletup-letup, Yeonjun kembali memberontak, namun tak berhasil melepaskan diri karena ia kalah dengan kekuatan besar Hyunjin.

Lia datang dan segera berjongkok di sebelah Yeonjun sambil berkata...

"Maafkan aku babe, aku benar-benar tak bisa kehilangan kamu."

Drive You Insane | SOOBJUNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang