53. Akhir Hidup Lia

66 5 0
                                        

Ketika Lia membuka matanya, tubuhnya sudah terikat di atas kursi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ketika Lia membuka matanya, tubuhnya sudah terikat di atas kursi. Kaki, tangan dan seluruh badannya terlilit tali kuat. Wajahnya memar akibat pukulan kuat. Darah hampir mengering dan Lia hanya mampu meringis kesakitan.

Lia melihat ke sekitar, tak ada apapun. Hanya gudang kosong dan gelap. Sebenernya di mana ia sekarang? Mengapa ruangan ini begitu pengap?

Hingga tiba-tiba pintu ruangan terbuka. Menampilkan sosok tinggi dan gagah. Tatapannya tajam, wajahnya penuh rasa lelah. Namun langkahnya begitu tegas menuju Lia yang tak memiliki ketakutan saat menatap tajam pada pria itu.

Pria itu adalah Jeong Yunho.

" Siapa kamu? " Tanya Lia dengan suara beratnya yang penuh rasa penasaran.

" Aku? " Yunho tertawa kecil.

" Kamu tak perlu tahu siapa aku, intinya adalah kamu akan tetap berada di sini sampai kamu mati " Yunho melanjutkan ucapan tajamnya yang membuat Lia terkejut bukan main.

" Apa kamu sudah gila? Jawab aku siapa kamu? Berani sekali kamu padaku. " Lia membalas ucapan Yunho dengan nada yang semakin tinggi. Lia bahkan memberontak dan berusaha keras melepaskan dirinya dari ikatan, tetapi ikatan di tubuhnya terlalu kuat.

" Ya.. Aku memang sudah gila, sejak Karina mempermainkanku! " Yunho meraih dagu Lia dan mencengkramnya dengan kuat. Cengkraman kuat itu membuat Lia meringis kesakitan, tapi rasa sakitnya teralihkan oleh rasa terkejut setelah mendengarkan ucapan Yunho.

" Ka-Karina?  Kamu.. Kamu mengenalnya?  Kamu kenal Karina? " Melihat rasa terkejut Lia, membuat Yunho tertawa keras.

" Ya, aku sangat mengenalnya! " Yunho menepis dagu Lia dengan kuat, kemudian berdiri tegap dan melipat kedua tangan di depan dada sambil berjalan memutari Lia.

" Tapi semua itu tak penting sekarang. Kamu tak perlu tahu banyak hal, karena yang terpenting sekarang adalah... " Yunho kembali berhenti di depan Lia. Kedua tangannya bertumpu pada sisi kursi, kemudian berbisik di telinga Lia dan berkata... " Sebentar lagi, tak lama lagi, kematian akan datang padamu "

Jujur saja, ucapan Yunho membuat Lia bingung. Ketika tiba-tiba saja dua orang pria dengan masker hitam datang. Diikuti oleh tiga orang pria bermasker lainnya.

Mereka mulai melakukan kerja sama untuk menempel dan memasang begitu banyak bom di beberapa sudut ruangan. Saat menyadari beberapa bom menempel di berbagai sudut ruangan, Lia kembali berteriak keras.

" Berengsek! Lepaskan aku sekarang! dan mengapa? Mengapa kalian semua memasang bom? " Lia terus berteriak, namun tak ada yang menanggapinya.

Kini Lia terjerat dalam rasa gelisah ketika matanya menatap Yunho yang terus menyeringai di depannya. Seringai mengerikan yang membuat Lia hanya mampu berteriak sambil mencoba melepaskan diri dari ikatan kuat.

Drive You Insane | SOOBJUNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang