46. Tak Yakin Bisa Melewatinya

190 21 0
                                        

Dengan langkah kaki yang lemas, Yeonjun berjalan keluar dari apartemennya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan langkah kaki yang lemas, Yeonjun berjalan keluar dari apartemennya. Ketika sampai di sisi jalan raya, Yeonjun segera mengangkat tangannya, lalu melambaikannya. Yeonjun berharap ada taxi yang mau berhenti untuknya. Namun setelah lima menit berlalu, tak ada satupun taxi yang mau berhenti untuknya. Karena pada kenyataannya, taxi-taxi itu sudah memiliki penumpang di dalamnya.

Yeonjun tak menyerah dan masih mencoba mencari taxi lainnya. Sampai akhirnya, sebuah mobil bermerek Bentley Bentayga melintas dan berhenti tepat di depannya. Ketika mobil Bentley Bentayga berhenti tepat di depannya, Yeonjun terdiam untuk beberapa saat.

Bukannya tidak tahu, Yeonjun sangat tahu pemilik mobil mewah itu.

Siapa lagi kalau bukan...

" Lia. "

Jendela depan pada mobil Bentley Bentayga akhirnya terbuka, menampilkan kecantikan wajah Lia yang nampak begitu sempurna di mata Yeonjun. Akan tetapi, kecantikan yang Lia pancarkan tak berhasil menggetarkan hati Yeonjun. Karena pada kenyataannya, rasa rindu dan rasa cinta yang ada di dalam hati Yeonjun telah lenyap tak tersisa. Bahkan saat melihat Lia tersenyum padanya, Yeonjun hanya bisa menarik napasnya lebih dalam dan menghembuskannya dengan perlahan.

Kepergian Soobin membuat Yeonjun merasa sangat frustasi. Lalu sekarang, Yeonjun harus merasakan rasa frustasi yang semakin dalam karena kembali bertemu dengan wanita yang sudah tidak Yeonjun cintai. Mengapa paginya menjadi sangat kacau balau seperti ini?

Saat melihat Lia tersenyum manis padanya, Yeonjun ikut tersenyum. Meskipun terpaksa, Yeonjun tetap membalas senyuman Lia. Jika tidak membalas senyuman seperti ini, maka perdebatan pasti akan terjadi. Jujur saja, Yeonjun tidak mau berdebat panjang dengan Lia hanya karena dirinya tak membalas senyuman yang Lia berikan untuknya.

Melihat Yeonjun yang juga tersenyum kepadanya, Lia segera turun dari dalam mobil. Kemudian berlari menghampiri Yeonjun dan langsung menjatuhkan dirinya ke dalam pelukan Yeonjun.

" Babe.. aku kangen.. "

Tak ada rasa hangat, tak ada rasa bahagia, karena yang tercipta dari pelukan yang Lia berikan adalah rasa tak nyaman. Bahkan untuk seterusnya, pelukan Lia tak akan memiliki makna apapun lagi untuk Yeonjun.

Dalam pelukan yang Lia berikan, Yeonjun hanya bisa terdiam di tempatnya tanpa bersuara. Sedikitpun Yeonjun tak memiliki keinginan untuk membalas pelukan yang Lia berikan untuknya.

Pelukan tanpa kehangatan yang Yeonjun rasakan saat ini telah membuat Yeonjun sadar, bahwa perasaannya untuk Lia memang benar-benar sudah mati.

Jika Soobin melihat Lia memeluknya seperti ini, apa yang akan Soobin lakukan?

Apakah Soobin akan mendorong Lia?

Ataukah Soobin akan memukul Lia?

Mungkin Soobin akan melakukan berbagai macam cara agar Lia tidak memeluknya dan mengganggunya lagi. Mungkin Soobin akan mengusir Lia dan juga menjauhkan dirinya dari Lia. Yeonjun sangat yakin, semua kemungkinan itu akan Soobin lakukan jika Soobin berada di sini bersamanya.

Drive You Insane | SOOBJUNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang