39. Kejujuran Soobin (18+)

921 54 19
                                        

Soobin menggendong Yeonjun secara bridal style sambil berjalan tenang melewati lorong apartemen yang sepi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Soobin menggendong Yeonjun secara bridal style sambil berjalan tenang melewati lorong apartemen yang sepi.

Ketika sampai di depan pintu apartemen milik Yeonjun, dengan mudah Soobin menekan beberapa digit angka dan membuka pintunya. Ketika pintu apartemen sudah terbuka, Soobin melangkah masuk ke dalam apartemen, lalu menutup pintunya dengan menggunakan satu kakinya.

Setelah pintunya tertutup sempurna, Soobin kembali mengambil langkah panjang menuju kamar Yeonjun. Ketika sampai di dalam kamar Yeonjun, Soobin meneruskan langkahnya menuju ke arah kamar mandi.

Melihat Soobin membuka pintu kamar mandi, Yeonjun berucap...

" Soobin, apa yang akan kamu lakukan? Turunkan aku sekarang! "

" Apa kamu tidak ingin mandi dan berganti dengan pakaian yang lebih hangat hmm? "

Mata Yeonjun membulat sempurna, jantung Yeonjun berdetak semakin cepat. Jujur saja, saat ini Yeonjun memang sudah merasa sangat kedinginan dan ingin segera mandi air hangat. Tetapi kenapa Soobin harus ikut masuk ke dalam kamar mandi? Bahkan Soobin menutup pintu kamar mandinya dengan seringai yang sangat mencurigakan.

" Tentu saja aku ingin, tetapi kenapa kamu ikut masuk ke kamar mandi hah? Lebih baik turunkan aku sekarang! Aku bisa mandi sendiri. "

" Oke aku akan menurunkanmu. "

Sesuai ucapannya, Soobin memang langsung menurunkan Yeonjun dari gendongannya. Tetapi Soobin kembali melanjutkan ucapannya...

" Tapi kita akan mandi bersama. "

" APA?!! TIDAK! "

Yeonjun berteriak di depan wajah Soobin. Dengan panik, Yeonjun menyilangkan tangannya di depan dada sambil mengambil langkah cepat menuju pintu kamar mandi.

Soobin tahu, Yeonjun sedang mencoba untuk kabur darinya. Tetapi Soobin tidak akan membiarkan Yeonjun pergi kemanapun, sebelum Yeonjun mendengarkan seluruh penjelasannya. Yeonjun harus mengetahui yang sebenernya, agar Yeonjun tidak marah lagi padanya dan mengerti dengan keadaannya.

Keadaan seperti ini sangatlah membingungkan, tetapi Soobin harus tetap pergi. Janjinya pada Ibu dan Ayahnya sudah terucap, segala hal untuk kepergiannya ke Australia sudah dipersiapkan dengan matang. Soobin sudah tak memiliki peluang ataupun kesempatan untuk membatalkannya lagi.

Menjalankan kehidupan tanpa Yeonjun di dekatnya, adalah neraka yang sesungguhnya. Sanggup menjalankannya atau tidak, Soobin masih tak mampu memastikannya. Tetapi Soobin harus siap melewati semuanya untuk satu tujuan, yaitu menemukan kebenarannya.

Drive You Insane | SOOBJUNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang