~ketulusan, adalah kunci
kebahagiaan~
Setelah sampai di parkiran sekolah SMA Angkasa, Zira dan ke 5 sahabatnya turun dari mobilnya.
Dengan wajah datar, mereka ber6 turun dari mobil lamborghini Zira.
Lantas, otomatis pandangan terpusat pada ke 6 gadis tersebut.
"Anjir cantik cantik semua
"Milih satu sambil merem juga nggak bakalan rugi, ini mah
"Cantikkan juga gue
"Kumpulan cecan njayy
"Aaaa gila cakep banget
"Dih sok ngartis
"Banyak gaya cih
"Mak, pengen nikah
Begitulah kira kira, ucapan para siswa maupun siswi. Ada yang baik, dan tak luput pula yang buruk.
Kini kelima gadis itu, dihadang oleh Kelvin dan Renzi saat melalu parkiran cowok.
Renzi dan Kelvin merentangkan tangan agar menghalangi jalan nya.
"Heh, ngapa lo?"
"Stop dulu mak lampir, Vella" jawab Renzi.
"Akkhhh, minggir minggir. Kami nggak punya waktu ngeladenin kalian, Hus hus"
"Ya ampun Vel, gue cuman mau ngomong bentar sama Keira" sahut Kelvin. Sembari menatap gadis dengan sejuta pesona, rambut yang terkepang dua membuat gadis tersebut menjadi lebih cantik.
"Gue juga mau ngomong, sama Oliv" timpal Renzi, sembari menatap gadis dengan sejuta pesona, rambut yang terurai membuat gadis tersebut menjadi lebih anggun, dan cantik.
"Akhhh, nggak ada nggak ada. Kami harus ke ruang kepsek, buat ngambil buku buku buat sahabat gue"
"Gue temenin ya Liv" ucap Kelvin lembut, ia perlahan menarik pergelangan Keira.
"Heh anjing! sahabat gue di bawa kemanaa??!!" teriak Vella pada Kelvin yang berlalu.
"KE K U A" teriak Kelvin, sembari terus berjalan menjauhi kerumunan.
"Hadeuhh, nggak habis pikir" ucap Huzar menatap kepergian Kelvin dengan seorang gadis, yang entah sejak kapan menghampiri mereka.
"Oliv, ikut Renzi yuk"
"Heh! nggak nggak minggir!"
"Ngapa lo? gue nggak nanya sama lo! gue nanya sama Oliv. Dasar maklampir"
"Bacot ah, yuk Liv, Zir,Zeer,Cill"
"Oliv, please..."
"Maaf kak, Oliv mau ke kepsek dulu bareng mereka ya. Babay" setelah mengatakannya pergilah mereka dari area parkiran. Muak sudah sedari tadi, menjadi pusat perhatian.
"Agghh, gara gara mak lampir ini nih"
"Sabar aja keles" ucap Irvan, menepuk nepuk bahu Renzi pelan. Menyalurkan rasa semangat.
"Yaudah kuy kelas"
***
Setelah selesai melaksanakan upacara bendera, para murid langsung berhamburan ke kelas masing masing.
Sungguh gerah, dan Gosong. Jika terus terusan berjemur.
"Aihh, kita ber empat terkumpul. Tapi Oliv sama Cilla misah" gumam Vella, menatap 2 gadis didepan. Yang sedang mereka lakukan adalah memperkenalkan diri nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
HUZZIRA [ON GOING]
RomantikHUZZIRA by misnamrshyla. _____\\\___///_____ "Happy reading..!!" Huzar And Zira. . . --- HUZANIS SKY CLEOBARA Pria berdarah dingin. kaya raya. irit bicara. Huzar juga Ketua Geng Tryxe' penguasa jalanan dan posisi...
![HUZZIRA [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/369476757-64-k38333.jpg)