~ Bersyukurlah pada apa yang didapatkan,
dan bersabarlah dengan ujian yang
di berikan ~
_____\_\__/_/_____
Disebuah taman, terlihat 1 perempuan kecil dengan 1 laki laki kecil. Berumur sekitaran 11 tahun.
"Sky, lihat bunga tulip pink nya itu. Indah"
"Ya, indah seperti kamu Ziya"
"Ihhh, jangan manggil nama aku dengan sebutan Ziya terus sky. Kamu bukan cadel!"
"Tapi, Sky mau manggil Zira dengan Ziya aja. Biar beda"
"Tap-"
"HUZAR!! NGAPAIN KAMU KETAMAN BERSAMA ANAK INI?" seorang laki laki dewasa menarik lengan Huzar sedikit kuat agar menjauh dari Zira.
"Papah, Huzar cuma-"
"Cuman apa!? sudah papa bilang, jauhi anak itu!"
"Tapi pa-"
"Kita berangkat keluar negri hari ini juga Huzar!" ucap laki laki dewasa itu, tegas. "Agar kamu, bisa jauh jauh dari anak itu!" sambungnya sembari menunjuk, wajah cantik perempuan kecil itu.
Degg
Rasanya ada batu besar yang menghantam dada Zira dan dada Huzar.
"Nggak mau pah, Huzar masih mau di indonesia!"
"Kamu ngelawan!?? hah? NURUT SAMA PAPA!"
"E-enggak Huzar, nggak mau, nggak mau" setelah mengatakan itu, Huzar lari terbirit takut akan di tangkap oleh sang ayah.
"Huzar! jangan kabur! ayok pulang!" teriak Sang ayah sembari mengejar sang putra.
Sedangkan disisi lain, Zira terdiam kaku di tempat. ia mematung sembari melihat Huzar yang berlari menghindari sang ayah.
Menit kemudian, mata Zira melotot saat melihat ada sebuah mobil dengan kecepatan di atas rata rata, melintas di saat bersamaan dengan Huzar yang menyebrang dan . . .
BRAAKKHHH
***
"Arggghhh, kepala gue sakit banget"
"Arrgh, ini mimpi atau-- ingatan?" tangan nya memegang kepalanya yang terasa pusing, sekaligus sakit.
Huzar bangun dari ranjang kamar nya saat denyutan kapalanya berhenti, ia menghampiri bunga tulip didekat jendela yang sempat ia pesan kemarin.
"Tulip" gumam Huzar memegang satu tangkai bunga pinky tersebut.
Kepalanya kembali berdenyut, sekelabat ingatannya kembali menghantui pikirannya.
"H-Huzar anak bunda, hikss, anak Bunda. Hiks"
"Bunda, bunda kenapa nangis." ucap anak laki laki itu susah payah, karena masih lemas berbicara, ia sedang terbaring di atas brankar.
"Hiks, kamu nggak apa apa kan? ada yang sakit?"
"Nggak kok bunda" jawab anak laki laki tersebut, sang ibunda langsung memeluk erat tubuh anaknya.
"Dia mengalami amnesia, yang saya perkirakan bahwa. Sekitaran beberapa tahun, ia melupakan memori 2 tahun yang lalu" ucap sang dokter menjelaskan.
Sang ibunda menangis tersendu sendu melihat keadaan putra keduanya, sedangkan sang ayah, sekaligus suami, menenangkan istrinya.
Dan abangnya yang melihat kondisi adiknya merasa sedih, walaupun mereka sering bertengkar namun ia merasa sedih.
sang kakak laki laki itu dengan adiknya hanya berbeda 2 tahun.
KAMU SEDANG MEMBACA
HUZZIRA [ON GOING]
RomanceHUZZIRA by misnamrshyla. _____\\\___///_____ "Happy reading..!!" Huzar And Zira. . . --- HUZANIS SKY CLEOBARA Pria berdarah dingin. kaya raya. irit bicara. Huzar juga Ketua Geng Tryxe' penguasa jalanan dan posisi...
![HUZZIRA [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/369476757-64-k38333.jpg)