21. Pesan misterius?

29 2 0
                                        

~Jangan mudah tersipu, nanti
kau akan tertipu~

"Zira..." panggil Vella sambil menggoyangkan Bahu Zira, yang tengah sibuk dengan ponselnya, Zira hanya berdehem
"Zira!" pekik Vella, kesal karena ia di cuekin.

"Apasih, jangan teriak teriak Vella!"

"Lagian gue panggil bukannya nyaut, cuman ngomong 'hm' kan akhirnya gue teriakin!"

"apa?" tanya Zira mulai menatap Vella yang cengar cengir "Dih, ngapa lo semyam senyum?" Zira mulai Curiga dengan gerak geriknya.

"Temenin gue yuk! Jalan jalan!"

"Hm, gue juga bosen si sebenern-" belum sempat ia melanjutkan ucapanya sudah di potong oleh Vella.

"Nah kalau gitu, HAYUUKK!!" seru Vella.

"Kemana?"

"Ke Mall dulu, terus ke Cafe, ketaman jiga boleh deh, sambil cuci mata" jawab Vella dengan menaik turun kan alis, genit.

"Mata lo kotor? atau gak berfungsi? sampe harus di cuci matanya?" beo Zira.

"Lo bego apa goblok si? maksud gue cuci mata itu, liat cogan Ziranjing!" mungkin yang baru kenal Vella akan sakit hati namanya dipanggil begitu, namun bagi Zira ia sudah terbiasa karena Zira pun kurang lebih toxic mulutnya dengan Vella.

"Oh gitu, yaudah terserah lo" pasrah Zira, sebenernya dia tidak berminat sama sekali melirik para lelaki "Ketahuan Bryan bisa di sekap lo di hotel!" ucap Zira memperingatkan Vella bahwa ia sudah mempunyai pacar, atau? calon tunangan? ntahlah.

"Gak bakalan, kalau lo nggak buka mulut"

"Gue gak buka mulut, cuman buka chat"

"Idih? lo mau ngaduin gue lewat chat gitu? sama aja Ziranjing!"

"Bodo"

"Ah serah lo deh, sebentar gue cari baju buat lo dulu"

"Eh? baju gue banyak ya Vel Vellantai"

"Gue tau kok, cuman gue mau kita couple gitu loh!"

"Couple mulu perasaan kerjaan lo"

"Ihhh, lucu tau kalau couple an, nah ini dapet pakek" Vella memberikan atasan berwarna hitam, dan Rok berwarna hitam, Zira menyambutnya.

"Huff, untung lo sahabat gue! kalau gak dah gue buang ni baju!"

"Enak aja, main buang buang. Udah sana cepet pake" Sahut Vella dengan mendorong bahu sahabat nya menuju kamar mandi.

Beberapa menit kemudian, Zira keluar dari kamar mandi, dan mendekati cermin yang berada di kamarnya, untuk meneliti baju dan badannya..

Beberapa menit kemudian, Zira keluar dari kamar mandi, dan mendekati cermin yang berada di kamarnya, untuk meneliti baju dan badannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


baju Zira -

baju Zira -

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
HUZZIRA [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang