kini farhanna dan keempat suaminya telah berada di mansion kakeknya, mereka telah pulang dari sekolah.. kecuali si reyvand, pria itu belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali.. entah ada di mana pria itu.
farhanna terlihat bosan berada di kamar, tentu saja karna dia gak bisa nonton anime, akibat faktor kuota.. dia lalu memutuskan untuk pergi ke kolam renang agar tak terlalu jenuh.
farhanna duduk di pinggir kolam, kakinya sengaja menyentuh permukaan air dan sedikit memainkan air dengan telapak kakinya.
hingga tiba tiba..
gejebur!
Suara seseorang terjatuh ke dalam air kolam, itu bukanlah suatu kecelakaan yang tidak disengaja, karena nyatanya ada dalang dibalik semua itu.
Remang-remang Farhanna melihat seseorang ikut menceburkan diri, perlahan-lahan mata Farhanna tertutup, tubuhnya kaku karena dia tak terbiasa berada di air yang kedalamannya cukup tinggi.
Ia merasakan tubuhnya ditarik oleh seseorang, namun alih-alih dibawa menuju daratan, Farhanna merasa tubuhnya ditarik ke dasar kolam.
Farhanna tak bisa berkutik, tubuhnya semakin melemas dan melemas. Sampai-sampai akhirnya ia pun tak sadarkan diri.
'Maafin gue bini.' ucap seseorang dalam hatinya.
ADA SCENE DI SKIP--
Jonathan tengah berada di kamar, entah kenapa akhir-akhir ini ia jadi tambah rajin dan semangat belajar.
Tepatnya setelah Farhanna mengatakan sesuatu yang membuatnya tersadar.
Di sela-sela kefokusannya, tiba-tiba ia mendengar suara pintu kamar yang dibuka.
Ia menoleh kebelakang.
Jonathan menatapi alexandro lekat-lekat, tubuhnya basah kuyup. Setelah itu mata Jonathan mendarat pada Farhanna yang terlihat pingsan, tubuhnya kini tengah diangkat oleh si buaya darat.
"Lo abis ngapain, terus Farhanna.." dia menatapi tubuh bagian atas Farhanna yang ditutupi handuk.
Celana Farhanna basah kuyup, tubuh bagian atas diselimuti oleh handuk.
"udahlah, gak usah kepo.. mendingan elu pergi ke kamarnya.. ambilin baju buat bini lu, ambilnya baju tidur aja yang simple." ucap alexandro memerintah.
alis jonathan mengkerut, "dia juga bini elo, anjir."
"iya, bini kita bersama. Pokoknya buruan ambil sana! " titah alexandro, dan anehnya jonathan mau saja di perintah seperti itu.
saat selangkah lagi menuju pintu keluar, si alexandro kembali bersuara, "inget! ambilnya baju tidur! jangan ngambil lingerie!"
"bacot anjir! lama-lama gue sumpel juga tuh mulut." kesal jonathan.
setelah itu jonathan pun kembali melangkah pergi menuju kamar nya si farhanna, dia mengambil salah satu pyama milik istri nya.
pyama berwarna hitam lah yang jonathan pilih, namun konyol nya dia hanya membawa baju pyama nya, sedangkan celana pyama nya ia tinggalkan.
setelah sampai di dalam kamar, jonathan lalu melemparkan baju pyama itu tepat mengenai wajah si alexandro.
"nah, baju tidur nya." ucap jonathan, setelah itu dia kembali duduk di kursi meja belajarnya.
"loh, celana nya mana? elo liat kan? celana yang dipake ama bini kita itu basah kuyup?" tanya alexandro.
jonathan mengerang kesal, "kenapa enggak elo aja yang ambil? kenapa harus gue?"
"kan elo suaminya."
jonathan mendecih sinis, "cih, elo juga suaminya, bego."
"udahlah, cepetan sana ambilin celana pyama nya.."
jonathan mau tak mau akhirnya di mau mau in, dia lalu berjalan pergi menuju kamar farhanna.
"ambil celana nya yang sepasang ama baju yang ini ya!" teriak alexandro dari dalam kamar.
jonathan tak memerdulikan ucapan pria tengil itu, dia segera mengambil celana pyama.. asal asalan tanpa perduli sepasang atau kagak sama baju yang tadi.
setelah itu dia kembali pergi ke kamarnya, lalu begitu sampai.. dia langsung melemparkan celana itu tepat mengenai wajah si alexandro lagi.
"udah tuh, buat yang terakhir kalinya.. awas aja kalo elu nyuruh nyuruh gue lagi."
jonathan kemudian duduk di kursi meja belajarnya, dia terlihat tengah membaca beberapa buku tentang informasi informasi seputar dunia dan buku tentang pelajaran sekolah, yang ia pinjam tadi di perpus.
"bro." panggil alexandro.
dengan malas si jonathan pun menoleh, "apa lagi?"
"tadi gue lupa nyuruh elu bawain bra ama daleman bini kita nih, elu ambilin ya.. soalnya elu tau kan.. dalemannya basah dan bra nya gak ada." ucap alexandro tanpa tau malu saat menyebutkan hal itu.
pipi jonathan seketika merah padam, "k-kenapa harus gue? kenapa gak elu aja yang ambil."
"ayolah bro, tolong ambilin." pinta alexandro.
"ogah." jawab jonathan, dia segera mengalihkan pandangannya pada buku buku itu lagi, dia mencoba untuk fokus dan tak melirik ke tubuh nya si farhanna.
"ya udah kalo gitu." alexandro bangkit berdiri, "elu yang makein dia baju ama celana nya.. gue mau pergi dulu, bye bye!" ucap si alexandro, setelah mengatakan itu dia buru buru pergi.
mata jonathan terbelalak, "woi! anjir.. mau kemana lu!" teriak jonathan.
namun pria tengil itu sudah pergi menghilang dari sana, kini di dalam kamar tersisa jonathan dan farhanna saja.
jonathan kini tengah dilema, dia bingung.. harus membantu farhanna mengganti bajunya atau diam saja dan membiarkan farhanna masih dalam kondisi seperti itu.
tapi, kasihan juga.. celana nya basah, dan.. dia tak memakai baju, jonathan takut bila gadis itu masuk angin.
tapi.. kalo di bantu, dia juga merasa aneh.. rasanya tak percaya, mana mungkin dia membantu seorang gadis untuk berpakaian.. itu sangat terasa aneh di benaknya.
tapi sudahlah, jonathan memutuskan untuk membantu si farhanna saja kasihan bila gadis itu masuk angin.
dia berjalan mendekat, lalu duduk di tepi kasur, tangannya perlahan lahan mengambil baju dan celana tidur yang akan dipakaikan pada tubuh farhanna.
dia menelan salivanya dengan susah payah, jantungnya berdebar kencang, seumur hidupnya.. dia baru pertama kalinya membantu seorang gadis untuk berpakaian seperti ini.
jonathan perlahan lahan mulai meraih pergelangan tangan farhanna, lalu memasukkannya kedalam lengan baju tidur.
dia terus berusaha menahan matanya yang jelalatan, agar tak melihat area dada farhanna yang telanjang bulat.
jonathan memutuskan untuk menutup matanya, dia tak sanggup melihat pemandangan anti sensor seperti ini.
tangannya lalu meraba raba, mencari lengan farhanna yang satunya untuk di masukkan ke lengan baju tidur.. namun, saat berhasil menyentuh... ia merasa tekstur nya agak beda.
"kenapa ini terasa kenyal?" tanya jonathan, mata pria itu masih tertutup, dan saat dia membuka matanya, dia langsung membelalak kaget.
*
*
KAMU SEDANG MEMBACA
Menikahi 5 pria?
Romancemenikah dengan 5 pria sekaligus? ah.. bullshit. terserah apa kata kalian, tapi.. inilah takdir farhanna.. menikah dengan 5 suami sekaligus yang merupakan.. cerita tanggal : 24/06/2024
