Sepulang sekolah Farhanna sudah siap siaga mencegat sang suami tercinta, ia berdiri di depan pintu kamar Jonathan. Menunggu pria itu pulang.
Kening mengerut, alis mengerut, bibir sedikit cemberut, dengan kedua tangan disilangkan di depan dada.
Ya, dia akan meminta keterangan akan apa yang ia lihat di kelas.
Ia sudah menghabiskan waktu yang cukup lama, menunggu Jojon dari sepulang sekolah sampai sekarang. Tapi yang ditunggu tak kunjung datang.
Farhanna merasa kulitnya sedikit terasa gatal, pertanda kalau ia harus segera membersihkan diri.
Gadis itu kemudian bergegas pergi ke kamarnya, ke kamar mandi, memakai baju tidur, kemudian berdiri kembali menunggu Jonathan di depan pintu kamarnya.
Dia melihat dari kaca bulat kecil yang ada di kamar Jonathan, seolah ingin melihat apakah ada orang di dalam.
Farhanna pendek, jadi ia perlu berjinjit agar matanya sampai pada kaca bulat itu.
"Oi." Panggil seseorang dari belakang, membuat gadis itu sedikit tersentak. Ia menoleh ke belakang, namun tak sesuai ekspektasi.
Yang ditunggu Jonathan yang datang si bule kampret.
Pria itu berdiri di belakang Farhanna, dengan gaya sok petantang petenteng khasnya. Dengan tangan kirinya yang memegang jaket dan tas nya yang hanya digendong di salah satu sisi.
"Ngapain Lo ngintip-ngintip kek begitu? Kek tetangga yang suka ngepoin urusan rumah orang."
Farhanna mendecih sinis, "Tch, gak ada yang perlu gue kepoin."
"Terus ngapain Lo ada di sini?" Mata alexandro kemudian menyipit, "Oh, jangan-jangan Lo lagi mesum ya?"
Sontak hal itu membuat Farhanna sedikit kaget sekaligus kebingungan, "Lah, apa hubungannya ngintip sama mesum?"
Alexandro menunjuk Farhanna dengan telunjuknya kemudian mulai menduga-duga.
"Lo pasti ngira gue udah Dateng kan? Terus Lo ngintip dari sana karena pengen liat gue Shirtless, kan?"
Farhanna membelalakkan matanya, dengan ekspresi wajah seperti orang yang sudah makan jeruk nipis.
"Idih, najang, najing, najung, najeng, najong!!"
"Gak pernah yah hal begituan terlintas dibenak gue! Lo sampe punya scenario begituan, pasti Lo pengen diintip begitu ya?!"
Farhanna mendengus kesal, "Gue lagi nungguin si Jojon, tapi karena kelamaan gue mandi aja dulu soalnya badan gue udah gatel. Takutnya pas gue lagi mandi dia dah Dateng makanya gue mastiin dengan ngintip dia dari kaca bulat kecil itu." Jelas Farhanna.
"Pas lagi ngintip ada suara dibelakang, gue kira si Jojon eh ternyata bule ngepet."
Alexandro memutar kedua bola matanya, entahlah kenapa kali ini rasanya pria itu jadi jutek begini.
"Lo suka ya sama si Jonathan?"
Farhanna tersentak ia sedikit tergagap, "A-apaan sih maksudnya ngomong begituan?! Tiba tiba banget."
Si buaya darat berjalan mendekat, terus mendekat membuat Farhanna terpaksa berjalan mundur sampe mentok punggungnya nempel ke pintu kamar.
Pria itu menaruh salah satu lengannya di pintu, membuat Farhanna kini terjebak di antara tubuhnya dan pintu kamar.
"Awas sialan!"
Farhanna terus mendorong tubuh pria itu agar segera menyingkir dari sana, ia memukul-mukul, mencubit, dan mencakar-cakar tubuhnya namun yang di KDRT sama sekali tak bergeming.
KAMU SEDANG MEMBACA
Menikahi 5 pria?
Romancemenikah dengan 5 pria sekaligus? ah.. bullshit. terserah apa kata kalian, tapi.. inilah takdir farhanna.. menikah dengan 5 suami sekaligus yang merupakan.. cerita tanggal : 24/06/2024
