Rumor

126 19 11
                                        

Hari ini terasa begitu cerah dan indah, karena hari ini adalah hari kedua libur di SMA NEGRI 22.

Today is Farhanna's day, tapi gak bakalan ada yang ngucapin kok soalnya gak ada yang tau juga.

Farhanna aja ingat hari ini ulang tahun karena pengingat di kalender ponselnya. Itu pun notifnya bunyi jam tujuh pagi dengan tulisan:

🎉Happy ngaborojol day 🎉 :
Jangan lupa bahagia walau hidup nyebelin.

Kalau gak diingetin, dia juga gak bakal ingat.

Ada yak orang begitu. Ulang tahun sendiri, yang inget cuma HP. Itu pun karena di-set sendiri.

Farhanna memutuskan untuk membahagiakan dirinya sebahagia mungkin di hari ini, dia akan menghindari semua hal-hal berbau negatif yang akan merusak hari istimewanya.

Dia bahkan sampai membuat list apa saja yang akan dia lakukan dan hindari di hari ini.

Lakuin :

Maraton anime.
Makan kue Bu Peni.
Ngunci diri di kamar.
Nonton mukbang.
Morotin duit Alexandro buat jajan.

Hindari :

Alexandro.

Tunggu, Farhanna mencermati tulisan itu selama beberapa detik. Ujung pulpennya nampak menggaruk-garuk pelipis keningnya yang tak gatal.

"Gue mau morotin Alexandro tapi gak mau ketemu orangnya, gimana ceritanya dah?" Gumamnya.

Farhanna berfikir keras, dia tak mau sekali bertemu dengan si kampret di hari spesialnya ini.

Karena mau sespesial apa pun hari itu, kalau sudah ada Alexandro,

Mood bisa langsung turun.
Aura bahagia jadi ketutupan.
Kesabaran langsung abis kayak duit gajian.

Alexandro itu tipe manusia yang baru buka mulut aja sudah bikin Farhanna pengin nelen sendal. Bukan sendal empuk, tapi sendal jepit yang solnya udah tipis dan baunya penuh kenangan pahit

Alexandro itu salah satu suami Farhanna. Iya, salah satu. Bukan satu-satunya. Gak usah kaget. Farhanna sendiri juga kadang lupa jumlahnya.

Masalahnya, dari sekian banyak "suami", yang bisa diporotin cuman Alexandro.

Si Jojon?
Pelitnya bukan lagi hobi, tapi prinsip hidup. Minta dua ribu aja bisa ceramah lima belas menit tentang ekonomi global.

Si Reynard?
Dia anak OSIS, libur sekolah hanyalah mitos. Hari ini pun dia pergi ke sekolah, kadang karena ada proyek lah, ada rapat lah, ada proposal lah, pokoknya selalu ada ritual pemanggilan tanggung jawab.

Alexiss?
Serius harus ke dia banget? Berani berinteraksi sama dia artinya harus berani juga dapetin bejibun pertanyaan yang ada di otak polosnya.

Lagipula dia sekarang lagi belajar naik motor, dibawah pengawasan mamang supir.

Tinggal satu lagi yang belum, siapa itu namanya?

"Muktar!" Mulut Farhanna spontan mengatakan itu ketika berhasil mengingatnya.

Tapi ia sempat agak ragu, pasalnya Farhanna tak cukup dekat dengan pria itu. Apalagi melihat wataknya yang sangat amat menyebalkan.

Menikahi 5 pria?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang