Reynard dan alexiss nampak kebingungan saat melihat Farhanna ternyata belum sampai di sekolah, padahal sekarang waktu sudah menunjukkan pukul 06.59
Yang artinya 1 menit lagi pembelajaran akan dimulai.
"Hannan tidak sekolah?" Tanya alexiss pada reynard.
Sementara reynard hanya menggelengkan kepalanya sebagai respons dari pertanyaan saudaranya.
"Bagaimana jika kamu calling her nomor?"
Reynard mempertimbangkan saran dari saudaranya, ia kemudian memanggil nomor Farhanna.
Di lain tempat, di lain POV, tapi bukan di lain dunia.
Nampak Farhanna tengah dibawa ngebut-ngebutan oleh Jonathan.
"Jojon! Lo kalo mau malas-malasan jangan bawa-bawa gue dong!" Kesal Farhanna.
Sementara yang sedang diajak bicara nya mah santui aja ngendarain motor.
"Siapa yang ngajak Lo? Orang Lo sendiri yang mau ikut." Jawab Jonathan dengan nonchalantly.
Sudut bibir Farhanna tertarik ke atas dengan ekspresi idih yang maksimal.
"Dih, kan Lo sendiri yang ngomong bakalan ceritain semuanya kalo gue ikut ngebubur."
"Ya tapi kenapa ga Lo tolak? Akhirnya Lo mau ikut gue kan? Gue gak ngajak, tapi Lo yang mau ikut." Balas Jonathan tak mau mengalah.
Mengalah? Tak pernah ada dikamus gue, kata Jonathan teh.
Angin pagi menyapu wajah mereka, Karena motor di lajukan sangat kencang membuat rambut Farhanna bergoyang goyang kesana kemari membawa alamat.
"Jojon!! Bawa motornya pelan-pelan Napa!rambut gue udah kayak spanduk kampanye kena angin." Protes Farhanna karena rambutnya yang terus bergoyang dumang.
"Ya Lo sendiri yang mau ikut," balas Jonathan.
Jonathan kemudian melanjutkan ucapannya, "Perasaan dulu pas Lo sering nebeng ke gue, datang tanpa di undang pulang minta dijemput pun kecepatan motor gue kayak begini dah. "
"Gue hampir terbang Jon! Gue mau kelempar nih, kan gak lucu kalo misalkan gue masuk berita!" Teriak Farhanna.
"Idih, kepedean. Reporter juga gak mau kali nyorot lu sebagai bahan berita mereka."
Farhanna menatap kesal, "Ngomong aja terus, gue tendang nih motor biar kita jatuh sekalian."
Pria itu tak mendengarkan Farhanna sama sekali, diam-diam dia senang mengusili Farhanna seperti ini.
Tapi kesenangan Jonathan kandas saat ia merasakan sebuah sentuhan cinta milik Farhanna, Yap dia mencubit pinggang Jonathan sampai tubuh pria itu meliuk karna kesakitan.
"Pelanin gak motornya! Pelanin!" Kesal Farhanna sembari terus memperdalam cubitannya.
"I-iya iya gue pelanin nih."
Sekarang kecepatan motornya pun di turunkan oleh Jonathan, kini motor itu melaju dengan kecepatan santui.
"Nah gini dong, bawa motor tuh kayak begini. Aman karena gak bakal jatuh, damai karena rambut gue gak begoyang goyang, dan sejahtera karena tak ada perselisihan diantara kita." Ucap farhanna sedikit tersenyum.
Jonathan kemudian memperhatikan wajah Farhanna dari spion kaca motor, terpaku menatap farhanna.
Hal tersebut membuat gadis itu mengerutkan alisnya, "Apaan sih Jojon, ngeliatin gue nya gitu amat. Jatuh cinta ngomong."
"Enggak, cuman gue heran deh sama lo." Jawab Jonathan.
"Heran kenapa?"
"Padahal dulu pernah kejadian, tapi gue gak nyangka sih Lo gak ngerubah diri Lo sedikit pun dan alhasil hal itu kejadian lagi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Menikahi 5 pria?
Romansamenikah dengan 5 pria sekaligus? ah.. bullshit. terserah apa kata kalian, tapi.. inilah takdir farhanna.. menikah dengan 5 suami sekaligus yang merupakan.. cerita tanggal : 24/06/2024
