Farhanna tengah membuat kue ulang tahun, untuk dirinya sendiri? No, tapi untuk Reyvand.
Kamera sudah dinyalakan dan ditaruh di tempat yang tepat, kini semua yang mereka lakukan akan masuk di frame.
Farhanna tengah membuat adonan kue dan memasukkannya ke dalam loyang, hingga ia tiba-tiba merasakan ada sepasang tangan melingkari pinggangnya.
Memeluknya dari belakang, Farhanna yang sudah terbiasa mendapat perlakuan seperti itu dari Alexandro, membuatnya hampir keceplosan mengatakan.
"Heh bul-"
Farhanna menjeda ucapannya, ia kemudian memasang senyum palsu yang dimanis-maniskan.
"Bulol, nanti dulu peluk gu--aku nya, ini lagi bikin kue, lho."
Reyvand nampak tak menggubris ucapan Farhanna, dia menaruh dagunya di bahu gadis itu.
"Kue apa?"
'Dasar bego, udah jelas dia lagi ulang tahun, ya pasti bikin kue ulang tahun lah.' batin Farhanna.
Farhanna mendengus, 'tapi mungkin dia pura-pura ga tau buat alur video.'
Gadis itu tersenyum manis, "Kue spesial di hari yang spesial."
"Rasa cokelat." Gumam Reyvand.
Farhanna terdiam sesaat, entah kenapa dia pun tak tahu jadi terdiam sesaat.
"Yah, tapi aku terlanjur bikin selai stroberi." Ucap farhanna, nadanya dibuat seolah-olah menyesal.
Sengaja? Tentu saja, Farhanna akan mengetes kesabaran pria itu.
"Ya udah."
Tapi gagal, si muktar kan bukan tipe banyak omong dan nuntut, Lebih tepatnya gak mau ribet.
Time skip..
Kini Reyvand tengah berdiri di balkon, pengambilan video tentu bukan di rumah kakek Barack, tapi di apartemen milik Reyvand yang diberikan oleh ayahnya.
Karena pasti sudah kalian tau, kalo di rumah kakek Barack kan ada empat setan pengganggu.
Dia menatapi langit malam dengan ekspresi datarnya, dia tuh gak mau mendalami peran banget, padahal minimal dia kayak ngehirup udara malem lah atau apa gitu, tapi enggak.
Lampu di kamar itu sengaja dibuat remang-remang, hingga bunyilah sebuah ketukan membuat Reyvand menoleh.
"Selamat ulang tahun, selamat ulang tahun, selamat ulang tahun muk--vand."
Reyvand terpaku, menatap wajah Farhanna dengan seksama.
"Selamat ulang tahUUUUUUUnnn."
Teman yang memvideokan seluruh moment itu nampak heran dengan Reyvand, kok bisa-bisanya reyvand terlihat tenang disaat dia sendiri merasa resah mendengarkan nyanyian istrinya.
Suaranya cempreng dan fals abis, bisa-bisanya di saat temannya resah si Reyvand hanya terpaku. Hal itu membuat temannya Reyvand cukup kagum.
Benar-benar mendalami peran, fikirnya.
"Make a wish." Ucap farhanna dengan sumringah.
Farhanna menyodorkan kue itu agar Reyvand bisa langsung mengatakan apa harapannya dan meniupnya. Namun, yang dilakukan pria itu sungguh diluar prediksi.
Alih-alih mengucapkan doa, kini kedua tangan Reyvand malah ikut memegang kue itu, "Bukan cuman hari spesial gue," ucapnya.
"Hari ini, hari spesial Lo juga."
Reyvand memejamkan matanya, "Gue gak jago ngucap, juga gak jago bikin moment romantis pake rangkaian kata puitis."
"Tapi kalo do'a," dia menjeda ucapannya, menatap farhanna yang kini tengah terdiam, kebingungan mencerna seluruh situasi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Menikahi 5 pria?
Storie d'amoremenikah dengan 5 pria sekaligus? ah.. bullshit. terserah apa kata kalian, tapi.. inilah takdir farhanna.. menikah dengan 5 suami sekaligus yang merupakan.. cerita tanggal : 24/06/2024
