HAPPY READING
.
.
.
.
.
"Pah...mah... Maafin acha yaa, acha gagal jadi anak yang baik, acha belum bisa banggain mama sama papa, acha nyesel gak bisa nolong mama sama papa. ACHA BODOH!!" ucap acha sambil terisak di batu nisan mereka
"Acha gak becus jadi anak mah.... Pah..." sambung acha lirih
Byan tidak sanggup melihat adiknya seperti ini, ia memeluk adiknya dengan erat dan terus berucap
"Abang janji bakal jagain acha pah,mah,abang janji,abang gak akan biarin acha terluka ataupun hal lainnya yang membuat acha sedih" lirih byan sambil terus mengelus pucuk kepala acha
Acha yang mendengar penuturan Byan pun semakin mengeratkan pelukannya kepada Byan.
"Cha?"
Acha yang merasa namanya di sebut pun langsung melihat asal suara itu, dan begitu juga Byan
"Billa?" lirih acha disela isakannya
Billa bersujud di hadapan nya acha "maafin papah gue cha Papa gue terlalu egois dia___"
Acha yang melihat billa sperti itupun langsung menghampiri nya dan menuntun billa untuk bangun dari sujud nya
"Gak perlu gini bil, tapi maaf gue belum bisa maafin papa lo"
"Gue tau ini sulit cha, tapi gue juga minta maaf"
"Kita bicara di tempat lain aja" ucap Byan serai memegangi bahu acha
Billa menggangguki ucapan Byan dan mereka meninggalkan pemakaman.
Saat ini acha dan evan berada di cafe dekat rumah sakit Medica,Byan sengaja memilih cafe itu karena evan yang di rawat disitu, tentu acha tidak tau kabar evan, dikarenakan Byan trus menenangkan acha jika evan saat ini baik baik saja.
Tetapi sebenarnya evan mengalami kritis dan beberapa menit stelah itu evan dapat melewati masa kritisnya, hanyaa tinggal menunggu evan sadar.
Billa menceritakan semuaa
"Maafin gue, gue nutupin semuanya, setiap papah gue minta alamat lo, gue bohong kalo lo gak punya orang tua, bersyukurnya lo gak telat nyadarin itu semua. Tapi papah gue ternyata berhasil nemu identitas lo cha dan bikin skenario buat ngelayat ke rumah lo, padahal papa cuman mau mastiin kalo lo tu bener bener anaknya tante sella ,gue sempet marah sama papa gue yang belum move on sama tante sella, maaf cha, tapi papa gue malah nyiksa gue dan cambuk gue, bukan gue aja tapi mama gue juga,gue nyesel punya papa kayak gitu, karena mama gue juga jadi korban. gue lahir itu terpaksa cha, mama gue sendiri di paksa buat hamil anak dia , dan gue lahir,dia malah ikut nyiksa gue dan mama gue"
Acha tersentak "lo serius? " acha tak tau apa respon yang harus ia keluarkan untuk billa, ia sudah sangat lelah dengan hal ini.
Billa menganggukan kepalanya "lo liat aja, papa gue sampek bunuh mama dan papa lo dengan alasan yang gak logis buat gue"
Acha terdiam, Byan sebenarnya tidak suka melihat billa yang menceritakan kembali kejadian itu, ia benci, ia dendam. Tapi acha meminta untuk tidak berurusan dengan yang lainnya, karena yang bermasalah disini hanyalah ridwan, bukan billa ataupun anita.
KAMU SEDANG MEMBACA
CHAVAN [END]
AçãoAcha Syaqila Putri terlihat seperti remaja biasa. Senyum manis, sikap manja, dan hidup yang tampak normal. Padahal semua itu bohong. Di balik wajah polosnya, Acha menyimpan kemampuan mematikan-hasil latihan dari orang yang sama yang pernah menghancu...
![CHAVAN [END]](https://img.wattpad.com/cover/357387260-64-k806921.jpg)