BAB 25. SEDIKIT BERMAIN

340 18 0
                                        

Pagi ini adalah di mana perkumpulan anggota para thelio di aula besar, tapi kali ini hanya laki laki saja yang sedang berkumpul di aula di karena terdapat junior baru yang baru bergabung saat itu.


Mereka belum sempat memberi tahukan aturan dan juga memberi tahui apa yang harus mereka ketahui.

Dengan ada nya halangan atau musibah yang menimpa keluarga Byan dan acha membuat mereka mengundurkan acara penyambutan junior junior baru yang ada di thelion, tapi penyambutan kali ini mereka adakan tanpa adanya queen thelion dikarenakan acha yang memintanya karena ia katanya malas gerak.


Acha mengelilingi taman depan rumah, ia sangat lah bosan "kenapa gak ikut aja tadi cobak" grutu acha kesal sambil menendang batu batu kerikil

Acha membuka handphone nya lalu membuka aplikasi tiktok nya, ia melihat banyak sekali trend trend yang kurang bermanfaat, mungkin bisa dibilang itu sangat lah sesad,

"Gilak! Trend nya, boleh lah kirim ke kak evan" ucap acha sambil tertawa. Ia Mensecrinsut foto kata kata tersebut lalu ia mengirim nya ke evan.

Acha ketar ketir ia takut respon evan nanti

"Aaaaaaaaaaaa" acha berteriak panik ia tidak tau bakal seperti ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Aaaaaaaaaaaa" acha berteriak panik ia tidak tau bakal seperti ini

"Tau gitu gak gue kirim, lu bodoh bet chaa! Bukannya pikir dulu huaaaaaaa" acha terus terus berteriak ia menyesal mengapa ia sangat bodoh, mengapa ia tidak berfikir dulu sebelum bertindak

Dengan buru buru acha langsung mengchat Byan, ia benar benar takut, apalagi evan yang akan menuju rumahnya membuat aja jadi takut

"Perasaan kak evan gak se brutal ini deh" rengek acha

Acha pasrah ia langsung berlari ke kamarnya dan mengunci pintu nya rapat rapat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Acha pasrah ia langsung berlari ke kamarnya dan mengunci pintu nya rapat rapat.

Disisi lain evan yang mendapatkan pesan dari acha tentu terkejut juga, iya sempet terdiam lalu tersenyum, Byan yang melihat evan seperti itu langsung menghampiri nya dan melihat handphone nya.

"Adek gue stres, sempet lu kirim lu yang gue mutilasi" ucap byan penuh penekanan

"Gilak lo yan, gak bakalan lah"

"Trus ngapain lo senyum senyum"

Evan tersenyum " gue kerjain adek lo gimana"

Byan menatap evan dengan tatapan bingung

"Anjirr lah lo"

"Ya gimana geblek"

"Hm gini"

Setelah acara pertemuan pertama dengan para senior dan junior thelion, para inti thelion berminat ingin berkumpul di rumah Byan, bukan inti saja tetapi mereka menyebutnya yang mau mau aja.

Atas perintah evan, evan yang akan duluan memasuki rumah Byan, ntah karena rencana tadi, sepertinya iya.

Saat evan memasuki rumah Byan,evan tidak menemukan seorang pun di dalam sana dengan fikir panjang evan langsung berjalan menuju arah kamar acha.

"Sayang?"

Deg..

Acha yang mendengar suara evan pun langsung panik ketakutan

"Mampus mana beneran lagi" lirih acha sambil bangkit dari kasurnya menuju ke arah pintu

"Acha sayang?!"______evan

"kakak pulang aja deh, bang Byan belum pulang!! "Teriak acha sambil mempegangi pintu kamarnya

"Bagus dong, berarti kakak langsung masuk aja ya"

"KAK EVANN HUAAAAAAAAAAA" acha berteriak lalu ia menangis

Tentu evan yang mendengar itu langsung panik "cha? Acha kakak becanda, buka dulu sayang"

"GAK!!,kak evan stres"

Evan tertawa "mana mungkin kakak ngerusak kesayanganya kakak, kakak kesini bawain kamu makanan"

Acha terdiam "trus ngapain mau kekamar acha? "

"Huff... Kan acha di dalam sayang"

Cek lek......

Acha menatap evan dengan tatap permusuhan, evan sungguh sangat bahagia karena ia bisa membuat acha seperti ini

"Lucu bet sih pengen gue nikahin" batin evan gemesh.


Kini sebagian anggota thelion sedang berkumpul di rumah acha, dan tidak lupa pula acha mengabarkan teman temannya yang lain buat datang kerumah nya.

"Sayang?"

Acha yang mendengar evan memanggilnya nya pun langsung mantap evan "kenapa sayang"

"Jangan tutupin apa pun sama kakak ya" ucap evan lembut surai mengelus pucuk kepala acha

"Iya dong pastii"

"Bucin muluuu, lama lama gue telan juga ni bumi" sahut bagas yang melihat kemesraan temannya

"Emang kak bagas bisa nelan bumi" ucap acha

"Bisaa dong, tapi lu nya sama gue, biar gak gue telen"ucap bagas sambil tertawa

"LU DULUAN YANG GUE TELEN GIMANA? " sahut evan dengan nada tingginya

"Eh lu semua sadar gak sih all Stars sekarang kayak menjauh dari kita"sambung laskar mengubah topik pembicaraan

"Nah ini ni, ntar malem pertemuan lagi di aula ya,ada yang mau gue kasih tau" ucap byan

"Yaelah yan yan bukannya dari tadi, ini malah dadak kumpul lagi" sahut Gilang

"Lo gak mau" sambung evan yang membuat mereka diam

"Jangan ada yang protes ini baru gue bicarain sama Byan, dan ntar malem bakal gue kasih tau"

Semua yang mendengar evan berbicara pun langsung paham dan terdiam.

CHAVAN [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang