BAB 38. MAWAR PUTIH

125 7 0
                                        

happy Reading
.
.

.
"akan ku ingat mawar putih itu"
-acha syaqila putri-
.
.
.

pagii yang tidak terlalu cerah ini,acha dan Byan pergi ke makam papa dan mamanya seperti janji Byan tadi malam

sesampainya di pemakaman tangis acha pecah

"mah? pah? ini beneran ulang tahun acha mama sama papa gak dateng ke mimpi acha? , acha kangen pah mah. acha kangen kita yang dulu selalu bareng "
8 oktober 2023 ulang tahun acha ke 19 tahun tanpa seorang papa dan mamanya

Byan yang terus melihat acha menangis langsung memeluknya nya "udah cha, kasian mama sama papa jadi sedih ngeliat kamu sedih"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Byan yang terus melihat acha menangis langsung memeluknya nya
"udah cha, kasian mama sama papa jadi sedih ngeliat kamu sedih"

"tapi bang" ucap acha yang masih setia dengan tangisannya

setelah 20 menit berada di pemakaman akhirnya merekapun pulang dan langsung pergi ke kampus.


acha, kesya, liza dan juga Clarissa sudah keluar dari kelas, saat ini mereka sedang menunggu billa yang belum keluar dari kelas

"njir laper gue, nunggu kantin aja kali" ucap liza

"yok lah, lapar juga gue" ucap keisya

acha yang mendengar itu menganggukkan kepalanya "hm ayo"

"Eh si sinta sinta waktu itu gak mau berteman sama kita lagi kah" sambung keisya

"sahak" ucap liza menyahut

"ada waktu ospek tu dia minta berkawan ma kita"

"kayaknya ngerasa gak cocok aja" ucap acha

"penuh njir" ucap liza yang melihat kantin begitu rame

"tumben serame ini" ucap acha

"eh itu mereka" ucap keisya menunjukkan perkumpulan anak anak thelion

anak anak thelion yang melihat kedatangan queen mereka pun menyambutnya dengan senang

"haloo acha sayang" ucap mulky menggoda acha

pyarrr....

satu piring melayang ke arah samping mulky

"anjer" ucap mulky terkejut

tentu tatapan anak anak kampus tertuju ke meja mereka

acha yang tidak mau suasana semakin panas pun langsung berjalan dan memukul kepala mulky pelan

"lu juga, mancing singa yang lagi makan aja" ucap acha terkekeh dan langsung menghampiri evan

CHAVAN [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang