BAB 21. ADA APA SEMUA INI?

336 19 0
                                        

HAPPY READING
.
.

Saat dunia meragukanmu, tugasmu bukan membalas. Tugasmu membuktikan.”
.
.

Kini evan mencari papanya dengan amarah yang memuncak, ia benar benar prustasi, apa maksud dari semua ini? Apa motif papanya bekerja sama dengan mora?

Brak..."Ahh sial"

Evan benar-benar kehilangan kendali ia terus menerus menghancurkan barang yang berada di hadapannya.

Brak... "Gue gak pernah ngelakuin itu anjing"

Brak....

Perhatian evan jatuh kepada papanya yang sedang berdiri di depan ruang makan, dengan buru buru evan langsung berjalan menuju ke arah ruang makan.

Hanya lampu ruang makan yang menyala, cahayanya putih dingin, membuat bayangan terasa tajam dan keras.

Tak.Brak...

Evan menendang kursi yang berada di ruangan dapur

"Maksud lo apa ngelakuin ini ha? "

Plak... Satu tamparan mendarat di pipinya evan

"Kamu" sanjaya menunjuk evan dengan emosi "kamu nikahi mora"

"Maksud lo apa, gue gak akan ngelakuin hal sebrengsek itu"

Plakk..

"Papa gak mau tau, kamu nikahin dia"

"Lo aja yang nikahin dia, bukannya lo yang pake dia"

"EVAN!!!!" plakk... Plak... Plak..

"APA HA?!! JANGAN PERNAH ANGGAP
GUE SEBAGAI ANAK LO LAGI!! " ucap evan dengan nada emosi yang sudah memuncak

"KURANG AJAR KAMU"

"APA?!, LO MAU MARAH, PERGI LO DARI SINI, INI RUMAH NYOKAP GUE"

"EVAN!!! "

"CUKUP!!, pergi lo sekarang gue gak sudi lihat muka lo lagi"

"Evan kam____"

"LO CUMAN NUMPANG DAN INI RUMAH NYOKAP GUE!!! "

evan menarik tangan sanjaya dengan kasar dan membanting nya keluar

PERGI!!

Brak...

Evan menutup pintunya dengan kasar

"Anjeng!!..... "

"Di mana gue harus cari bukti, gue gak ngelakuin itu" lirih evan sendu.

“Gue bakal buktiin,” gumamnya pelan, tapi kali ini bukan dengan amarah.
Dengan tekad.

Karena kalau bukan sekarang… dia benar-benar akan kehilangan satu-satunya orang yang bikin dia merasa hidupnya lebih dari sekadar balapan dan geng.

CHAVAN [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang