Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
"Aku menulis dengan gelisah.
Ketakutan tak menemukan bait yang indah.
Meskipun terkadang tak berani,
Kuputuskan untuk memberanikan diri.
Aku menulis dengan tinta,
Sebuah pena, hingga kutemukan darah disana.
Menatap dengan nanar,
satu demi satu kata duka, pedih, dan ke-putus asa-an.
Hingga titik darah penghabisan. Hanya menulis yang kulakukan.
Sebab semua ingatan, kerinduan, dan kepedihan.
Akan kuabadikan dalam sebuah tulisan.
Tentang-mu.
Tentang kita.
Dan seluruh kenangan.
Atas bumi yang kulewati, atas seluruh lautan yang ku karungi.
Dan, semua jejak-mu di sini."
~Lakshita Balqis
Waktu senja, Negeri Syam.
Jezzine, Lebanon.
***
Hai, saya kembali.
Salam dariku, semoga kamu menyukainya.
Selamat membaca! <3
Saeri, 5 Oktober 2024
KAMU SEDANG MEMBACA
Matahari Di Penghujung Petang
RomanceDalam setiap kata yang tak pernah diucapkan. Dalam setiap tatapan yang tak pernah disampaikan. ______________________________________________ "Kebahagiaan itu ada pada dirimu, Laks. Kamu tidak bisa memaksa keadaan atau waktu, yang harus kamu paksak...
