jihoon mengucapkan terima kasih pada wanita paruh baya di balik meja sayur-sayuran tersebut sebelum berbalik untuk mencari pedagang yang lain. dari dalam kantong blazernya, ia mengeluarkan secarik kertas yang berisi daftar belanjaan yang harus ia dapatkan sore itu.
mata bulatnya menelusuri daftar panjang tersebut sambil sesekali bergumam "sudah dibeli" atau "masih ada di rumah".
setelah memastikan bahwa ia sudah mendapatkan semua sayur-sayuran yang dibutuhkannya, kini tujuan jihoon adalah mencari pedagang labu.
setelah keluar dari kelas terakhirnya pada jumat sore, jihoon langsung menggunakan taksi untuk membawanya ke pasar itu untuk membeli bahan makan malamnya di pasar tersebut.
tak terkecuali hari ini.
hari itu adalah hari yang dijanjikannya pada kakak-beradik kim untuk mengundang mereka makan malam di rumahnya. tadi pagi ia sudah memberitahu pelayannya untuk membuatkan desert yang terdiri atas parfait stroberi dan kue vanilla untuk malam itu. sementara untuk menu utama makan malam ini, ia yang akan berbelanja bahan-bahannya.
sebenarnya jihoon bisa saja menyuruh pelayannya untuk berbelanja dan ia bisa langsung pulang ke rumah sore itu untuk memasak. namun sesungguhnya pemuda itu masih belum tahu menu apa yang paling sempurna untuk menjamu kakak-beradik kim yang terkenal itu. dia tak ingin apapun yang dimasaknya nanti membuat mereka menceritakan hal-hal buruk kepada orang lain mengenai jamuan di kediaman park.
setelah tawar menawar singkat dengan pedagang labu, jihoon melirik jam tangannya dan menyadari ia harus bergegas menyelesaikan belanjanya. begitu mendapatkan semua yang ia inginkan, jihoon pun segera menuju jalanan utama untuk mencari taksi yang akan mengantarnya pulang.
pemuda itu mengalami sedikit kesulitan akibat beratnya barang belanjaan serta labu yang ia tenteng dengan kedua tangannya. tas sekolah yang menggantung di bahu kanannya tak menolong sama sekali.
pemuda itu terkesiap ketika tali tas selempangnya mendadak melorot di bahu. berusaha untuk mencegahnya agar tidak jatuh, pemuda itu pun berdiri timpang ke kanan. tapi gerakan tersebut malah menyebabkan labu yang dibawanya terjatuh.
hanya saja sedetik kemudian, jihoon tiba-tiba kembali menemukan keseimbangannya dengan bantuan sepasang lengan yang datang entah darimana, sementara labu yang sebelumnya nyaris terjatuh kini berada di tangan orang yang menolongnya tersebut.
"anda baik-baik saja, tuan?"
jihoon menengok ke belakang dan kedua bola matanya nyaris keluar dari rongganya. reaksi paling spontan yang dilakukannya adalah menjauh secepat mungkin sebelum memutar tubuhnya untuk menghadapi orang tersebut.
"jaem-jaemin?" jihoon tak bisa mencegah namanya untuk mengucapkan nama tersebut keras-keras.
sebenarnya ia masih ragu apakah orang itu jaemin atau bukan. tapi jihoon sangat yakin dia adalah na jaemin dalam balutan kemeja formal dan celana bahan warna hitam serta sepatu pantofel. persis seperti baru pulang kerja.
hanya saja nama tersebut justru malah membuat si pria jangkung tersebut terbelalak bingung. matanya yang gelap turun ke bawah untuk mengamati seragam si pemuda bermata bulat itu. kemudian ia pun paham.
ia terkekeh, "saya bukannya bermaksud kurang ajar, namun apa anda keberatan bila saya membantu membawa barang-barang ini ke mobil anda?" tawarnya sopan.
"t-tidak. tidak perlu," jawab jihoon masih dengan suaranya yang penuh dengan kengerian. "saya naik taksi." sebelum jihoon melupakan sopan santunnya ia melanjutkan, "tapi terima kasih."
jihoon pun langsung berjalan cepat-cepat menjauhi si pria yang amat-sangat terlihat seperti jaemin itu. setelah mendengar suara lelaki itu lebih seksama, jihoon sadar bahwa ia bukanlah si bajingan kejam yang beberapa minggu lalu mengajaknya taruhan. dia mungkin saja orang yang kebetulan sangat mirip dengan lelaki itu. hanya saja badannya lebih tinggi, dan wajahnya lebih dewasa.
KAMU SEDANG MEMBACA
lawless; kyuhoon
Fanfiction(completed) menjinakkan kim junkyu yang liar mungkin sulit, namun jika berarti jaemin akan berhenti menindasnya, jihoon akan melakukannya. hanya saja, dia tidak tahu kalau cinta selalu muncul di saat yang tak terduga. a treasure's kyuhoon fanfic. ⚠️...
