chapter ini bakal flashback gimana junkyu batal dateng ke dinner bareng kakaknya ke rumah jihoon.
bakal panjang banget tapi semoga puas, ya.
⚠️ makeout tapi dikit kok, serius.
enjoy.
•
•
•
junkyu mengecek arloji pada lengan kanannya, ujung bibirnya sedikit melengkung naik. ia mematikan mesin dan turun dari mobil sebelum berlari menaiki anak tangga menuju pintu depan rumahnya.
saat itu masih pukul setengah delapan. ia hanya butuh waktu lima menit untuk mengganti pakaiannya dengan sesuatu yang lebih pantas untuk menghadiri acara makan malam yang dijanjikan jihoon.
hari itu adalah hari jumat, tapi bukan seperti hari jumat biasanya. jumat itu adalah hari terakhir sekolah sebelum mereka memasuki dua minggu liburan paskah.
saking semangatnya, ia dan teman-temannya jauh pada minggu sebelumnya telah berencana untuk menghabiskan malam tersebut di rumah peternakan jaemin yang ada di pyeongchang.
junkyu tak pernah menolak jika jaemin mengundangnya untuk berkunjung ke sana. ia menyukai tempat tersebut. mereka bisa berkuda di padang rumput yang luas sampai sore, dan malamnya mereka akan memasak barbeque sambil minum-minum sampai teler.
siapa yang bisa menolak itu?
rencananya sudah sangat sempurna sampai ketika hari selasa kemarin huang jihoon tiba-tiba muncul dan melakukan sesuatu diluar dugaan. pemuda mungil itu mengundangnya makan malam di rumahnya pada hari jumat. tak hanya dia, ia juga mengundang kakak-kakaknya.
junkyu sebenarnya tidak terlalu bersemangat dengan acara-acara di mana ia harus duduk semeja bersama kakak-kakaknya sambil membicarakan dirinya atau hal-hal apapun itu yang berhubungan dengan pekerjaan mereka.
semua itu sangat membosankan. junkyu lebih memilih duduk bersama teman-temannya di restoran cepat saji sambil mengobrol tentang apa saja yang terlintas di benak mereka saat itu.
tetapi makan malam yang ini berbeda, karena yang ini akan berlangsung di rumah keluarga park, dengan park jihoon sebagai kokinya.
junkyu tak pernah peduli apakah pemuda itu koki yang hebat atau bukan. yang menjadi perhatiannya adalah bahwa ia akan duduk di meja yang sama bersama pemuda manis itu dan memakan makanan yang dimasaknya.
ia bisa membayangkan wajah pemuda itu yang memandang penuh harap ke arahnya agar ia bisa mengatakan sesuatu yang baik tentang masakannya. entah mengapa hanya dengan membayangkan wajah bahagia itu saja bisa membawa senyum ke bibirnya.
tidak hanya itu, junkyu juga bisa membayangkan wajah jihoon jika ia tidak ada di meja tersebut.
junkyu mendorong pintu oak yang besar itu dan membiarkannya terbuka saat ia berlari menuju tangga yang akan membawanya ke lantai dua tempat kamarnya berada.
dua minggu yang lalu, junkyu bahkan tak mengenal jihoon. yang ada di pikiran junkyu cuman senang-senang, obat-obatan, game, dan senang-senang. pada situasi normal, pemuda itu mungkin orang terakhir yang akan dikencaninya di sekolah.
semuanya berubah sejak pagi di mana ia menemukan pemuda itu bertelanjang kaki di dapurnya. dan entah mengapa sejak saat itu jalan mereka selalu berselisih.
sama seperti apa yang akan terjadi malam ini. jalan mereka lagi-lagi akan berselisih.
junkyu tidak mau mengakui ini. tapi untuk pertama kalinya diam-diam ia merasa lega karena jaemin membatalkan rencana mereka. entah mengapa ia sangat tidak ingin menelepon jihoon dan membohongi pemuda itu dengan sejuta alasan mengapa ia tak bisa datang ke makan malamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
lawless; kyuhoon
Fanfiction(completed) menjinakkan kim junkyu yang liar mungkin sulit, namun jika berarti jaemin akan berhenti menindasnya, jihoon akan melakukannya. hanya saja, dia tidak tahu kalau cinta selalu muncul di saat yang tak terduga. a treasure's kyuhoon fanfic. ⚠️...
