SELAMAT MEMBACA~
_
_
_
Bugh!!
"Sakit, anjing!" Titah seseorang yang Eza pukul.
"Salah Lo sendiri, " Eza menyerahkan flashdisk ke orang itu, setelah menerimanya orang itu cengingiran gak jelas, mungkin sudah mengerti alasan Eza memukulinya.
"Sorry, Gue salah ngasih flashdisk ke Elo, " Ucapnya sambil senyum-senyum, "nih yang baru, kalau ini Gue jamin horor semua tanpa adanya adegan pornografi," Dia menyerahkan flashdisk lainnya yang di ambil dari dalam tas selempang nya.
"Gak usah, " tolak Eza, tidak mau tertipu untuk kedua kalinya.
"Serius, Ini horor semua " Ia berusaha untuk membujuk Eza agar menerimanya. Tapi Eza tetep kekeh pada pendiriannya.
"Gak usah, !" Eza menolah dan langsung pergi ke tempat duduknya.
"Udah urusannya ?" Tanya Gio
"Udah, " jawab Eza malas, menidurkan kepalanya di meja belajar.
Gio melihat Eza, mengelus-elus rambut Eza yang ternyata selembut sutra, "pake sampo apa,?" Tanya Gio penasaran.
"Kepo, " Eza tidak memberitahukan merk sampo yang di gunakannya, Dia juga gak tau beli di mana karna sampo itu di berikan oleh Tian.
"Pelit Lo! "
Gio menyadari akan satu hal, Dia menanyakan keberadaan Tian ke Eza. "Tian mana ?"
"Ke ruang Guru, katanya di panggil ke ruang Guru, " jawab Eza dengan posisi yang masih sama, merebahkan kepalanya di meja.
"Tumben, "
Tidak lama dari itu, Tian datang wajahnya terlihat lesu, Dia berjalan mendekat ke mejanya yang berada di belakang meja Eza.
"Kenapa ?" Tanya Gio menyadari ada yang janggal
"Gak, " jawab Tian yang sekarang duduk di mejanya.
Tian menatap Eza, perasaannya campur aduk, benar-benar tidak tega. Kalau sampai Eza tau apa yang harus di lakukannya ?
Membayangkan Eza sedih, Tian sudah tidak kuat.
***
"Pulang sama siapa ?" Tanya Gala melihat Eza masih berdiri di depan gerbang sekolah.
"Mau saya antar ?"
"Gak usah Pak, Aku pulang sama Tian, " jawab Eza diiringi senyuman manis khas miliknya.
"Oke, " Gala melajukan mobilnya, meninggalkan Eza. Gala kembali menghentikan mobilnya, di tepi jalan.
"Naik, " ujar Gala membuka kaca jendela mobilnya.
"Lama !"
"Maaf, tadi ketemu Eza, Gue tawarin barengan Dia gak mau, katanya sama Tian,"
"Masih di sekolah,?" Gio menanyakan Eza.
"Ya, " jawab Gala sambil melajukan mobilnya ke jalan raya.
"Mau sampai kapan ?" Tanya Gala di tengah perjalannya.
"Maksud?"
"Mau sampai kapan Lo pura-pura jadi sepupu Gue ?"
"Selamanya kalau bisa. "
KAMU SEDANG MEMBACA
Tian My Boyfriend
Aktuelle Literatur"Emang ada temenan, tapi mandi bareng ?" "...."
