27

19.9K 885 34
                                        

SELAMAT MEMBACA~

_

_

_

Acara itu di gelar meriah di rumah Felly dengan begitu meriah, artis-artis penyanyi di undang Felly untuk menambah keseruan acaranya.

Seperti katanya, Tian dan Eza datang ke acara itu, mereka membawa hadiah untuk Felly, dan hadiah itu sudah di serahkan.

Sekarang acara bebas, acara makan-makan sambil mendengarkan musik yang begitu merdu,

"Kita pulang" ajak Tian firasatnya tidak enak.

"Bentar, belum habis " Eza masih sibuk makan,

"Tian ?" Panggil Felly dari atas panggung.
Tian menoleh sekilas kembali menatap Eza.

"Di panggil noh " ucap Eza.

"Jangan di hiraukan, Lo makan aja,"

"Tian, Di hari bahagia ini, Gue mau jujur tentang perasaan Gue ke Elo. Gue suka Lo Tian! " Ucap Felly tanpa malu di atas panggung, diacaranya sendiri. "

"Uhuk," Eza batuk dan segera minum air, Ia menatap Tian yang biasa saja.

"Lo, Lo gak gila kan,? " Tanya Eza

"Lo yang gila,"

"Gue gak setuju! " Teriak Eza.

"Lo siapa ? Orang tua bukan ngapain ikut campur urusan Gue, urusin aja Orang tua Lo yang sekarat !" Ujar Felly

Tian berdiri membanting  kursi,berjalan kedepan mencari Felly.

"Apa maksud Lo?" Tanya Tian.

"Gue denger itu dari mulut Lo, di Sekolah, "

Tian diam sejenak, Dia menyimpulkan kalau Felly mendengar percakapannya lewat telepon Tetang kedua orang tua Eza.

"Felly! Gue ingatkan sekali lagi ke Elo, jangan berulah ! Gue bisa buat Lo hancur fell, " ancam Tian suaranya pelan supaya tidak di dengar banyak orang.

"Kalau Lo gak nurut sama Gue, Gue pastikan Eza tau tentang orang tuannya, dan pasti Lo bakal di benci, "

"Gue kurang apa si Ian? Gue cantik, Gue juga kaya, Gue cocok bersanding sama Lo, Lo juga nanti bakal menikmati kekayaan Gue, " ucap Felly membanggakan dirinya dan kekayaannya.

Tian menggertakan giginya, Dia pergi dari hadapan Felly, menarik tangan Eza dan membawanya pergi
Tian melihat Satria dengan tatapan bengis 

"Maksud Felly apa, kok bawa orang tua Gue, ?"

"Dia bercanda, mau buat Lo emosi" ujar Tian

"Kita kenapa pergi ?"

"Lo mau Gue pacaran sama Dia ?" Tanya Tian menghentikan langkahnya.

"Gak! Lo milik Gue, " tolak Eza

Tian kembali tersenyum, "Gue juga gak mau, karena itu kita pergi dari sini "

"Besok Gue mau tanding basket, " Tian membuka pintu mobilnya dan mempersilakan Eza masuk ke dalam mobilnya,"

Dia berjalan ke sisi sebelahnya, membuka pintu kemudian masuk kedalam.

20 menit Tian sampai di rumahnya, Eza melihat motor Gio terparkir di halaman rumah Tian, setelah turun dari mobil Eza masuk kedalam rumah Tian.

"Gio ?"

"Eeh, untung Lo dateng, " Gio cengingiran, tersenyum tak karuan melihat kedatangan Eza.

"Lo gak Dateng tadi ke acara lampir, "

Tian My Boyfriend Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang