Seleksi Athan Cup 2022 PPI Ankara

3 0 0
                                        

Ankara, 22 September 2022

Hari Rabu saya langsung beli tiket ke Ankara. Tujuan saya yang utama ya untuk seleksi tim Athan Cup PPI Ankara. Kalau jalan-jalan atau tujuan yang lainnya itu mah bonus aja. Saya ambil tiket kereta cepat Eskişehir-Ankara di waktu yang paling malam, jam setengah 10 malam. Perjalanan menghabiskan waktu tidak terlalu lama, sekitar 1 jam 30 menitan. Saya di sana sudah dijemput dengan teman saya yang kuliah disana. Sekalian nginep di rumah dia juga.

Hari kamis sore, saya langsung ikut latihan bareng dengan tim. Saya berusaha keras lah menunjukkan kemampuan dan latihan-latihan yang sudah saya pelajari sebelumnya terutama di Kütahya kemarin. Ada 2 orang yang diseleksi waktu itu, satu saya yang pindahan dari Kütahya, dan satunya lagi teman saya pindahan dari Sakarya. Mana saya rasa dia mainnya bagus lagi, ya saya makin getol lah latihannya. Latihan sama seperti latihan umum lainnya, ada latihan passing, shooting, dribbling dan lain-lain. Sejam kemudian, barulah kami game. Di situ saya tau pola permainan dan strategi dari Ankara berbeda sama Kütahya. Ankara cenderung main pressing tinggi sedangkan Kütahya main pakai pola dan cenderung sabar menunggu. Main pressing tentu saja lebih capek dan perlu efektifitas tinggi.

Singkat cerita jam 8 kami sudahi latihan, saya berkenalan dengan mereka, setelah evaluasi kami pulang ke rumah masing-masing. Di rumah sudah rame ternyata, orang rumah ada, terus beberapa tamu juga ada. Kebanyakan para senior diatas saya, yang udah datang dari 2018 atau 2019 lalu. Diantaranya lagi malah ada yang dari 2016. Disitu kami banyak ngobrol sampai malam. Obrolan ini cukup berkesan di saya, karena para senior ini banyak membagikan pengalamannya waktu itu. Cerita-cerita yang menarik banget dan bikin saya kaget sih.

Jadi mahasiswa di Ankara, sangat memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan para tamu yang datang dari Indonesia. Entah itu pejabat, tentara untuk tugas militer, tamu KBRI dan para orang penting lainnya. Nah, termasuk para senior, mereka menceritakan tentang sisi gelap dari pengalaman-pengalaman mereka selama meng-guide beberapa tamu yang datang ke Turki. Beberapa di antaranya, mereka beberapa kali melayani tamu, yang pertanyaan pertama mereka tuh kayak gini, "Eh, kenalin dong sama cewek Turki", atau ada yang langsung frontal nanya, "Cara open BO di Turki gimana ya?". Ya dan ada juga yang nyari spa di hotel, berharap supaya di pijatin sama cewek cantik Turki. Ada senior yang pernah diminta cariin spa gitu kan, bolak-balik dia ngurus. Waktu kelar spa, bapak tamu nya bilang, "kok tua sih yang spa nya?!" dengan jengkel. Ya senior saya ini bilangnya cuman ada itu. Dalam hati dia bilang, "Mampus tuh dapat yang tua, mesum sih." Saya yang dengarnya juga agak heran sama tingkah laku mereka itu. Dari beberapa tamu itu juga mereka mengenal pejabat polisi penting, di antaranya memberi tahu beberapa kebobrokan polisi. Ferdi Sambo yang tertangkap kemaren, yang terlibat dalam sindikat judi, itu hanya beberapa diantaranya. Sebenarnya ada banyak Ferdi Sambo-Ferdi Sambo lainnya. Yang mungkin terlibat dalam sindikat narkoba, penggelapan uang dan lain-lain.

Tapi eits, ini itu hanya beberapa saja ya. Ada juga yang baik. Contoh, waktu itu pernah para tentara saya lupa pangkatnya apa, yang penting gak terlalu senior. Banyak di antara mereka yang pengen cari cewek Turki gitu. Nah ada satu yang gak mau. Dan dia Kristen. Bukannya apa ya, kita yang islam itu malu gitu loh. Memang yang salah orangnya, tapi kan anda manusia beragama islam yang sangat melarang main cewek gitu loh.

Sekali lagi, ini mungkin hanya sebagian kecil aja dari tamu-tamu yang datang. Ya, bisa dibilang yang nyeleneh lah ya. Sebagian besar melakukan yang seharusnya, tugasnya dengan benar. Mentok-mentok paling sekedar bercanda doang, "Gimana cewek Turki? Cakep-cakep? Pasti udah dapat lah satu mah". Ya kayak gitu-gitu lah. Tapi gak berlanjut, hanya sampai disitu aja. Kalo udah sampe BO gitu, parah sih. Mereka itu udah ada yang berkeluarga. Gak mikirin istri, anak yang dirumah tah. Shame on them sih jatuhnya kalau gitu. Ya gitu, oknum lah ya jatuhnya. Gak bisa kita general kan semuanya. Karena ya itu, yang normal dan baik masih banyak.

Notes from TurkiyeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang