Jangan lupa vote dan komen
Happy reading.
___
Matteo memasuki kelas dengan wajah kesal, Matteo duduk di kursinya lalu meneguk minuman matcha yang tadi dibelinya.
Setelah dirasa cukup tenang, Matteo menatap Celio yang tampak muram.
"Temen lo kenapa Din?" Matteo menunjuk Celio.
Davi yang sedang bermain game di handphone nya menatap ke Matteo sekilas. "Lo tanya aja sendiri Mat, dia dari pagi kayak gitu, gue tanya juga diem aja."
Matteo menggoyangkan tubuh Celio. "Cep, lo kenapa? Galau?"
Celio menegakkan tubuhnya lalu menatap Matteo dengan lesu. "Gue gagal ngedate Mat."
Byurrr.
Matteo menyemburkan minumannya. "HAHAHA lo galau gara-gara gagal ngedate?" Matteo tertawa dengan terbahak-bahak.
"Gak usah ngejek lo Mat, mentang-mentang kemarin ngedate sama Jingga." Celio menatap Matteo dengan sinis.
Matteo menyeka ujung matanya yang berair. "Btw, lo ngedate kapan?"
"Kemarin, biar sama kayak lo." Celio menjawab dengan ketus.
"HAHAHAHA iri lo sama gue?" Matteo kembali tertawa terbahak-bahak.
"Yang sabar bro." Davi menepuk-nepuk punggung Celio.
Celio menepis tangan Davi. "Apaan lo, gak usah sok peduli deh, tadi aja lo ngejek gue."
"Baperan lo Cep, gak gue restuin lo!"
"Bodoamat! Gak peduli gue." Celio bangkit dari duduknya lalu keluar dari kelas.
Matteo berseru. "Mau kemana lo Cep? Kelas udah mau masuk!"
"Gue mau bolos, suntuk di kelas!" Celio lalu menghilang dari pandangan mereka.
Matteo menyenggol Davi. "Lo sih!"
Davi menghembuskan napas panjang. "Biarin aja Mat, nanti gue bujuk Davina biar mau ngedate sama Cecep." Matteo mengangguk-angguk.
"Menurut lo nanti gue beliin Jingga makanan apa Jay?" Matteo mengetuk-ngetuk bolpoin di meja sambil berpikir keras.
Jay mengernyit. "Kenapa harus lo yang beliin?"
Matteo menatap Jay dengan jengah. "Kan gue mau pdkt sama Jingga, gimana sih lo? Masa gitu aja gak tau."
Jay memijat kepalanya. "Lo tadi pagi udah beliin dia makanan sama minuman, masih kurang? Lo aja ribut sama Violet gara-gara minuman."
Matteo menatap Jay. "Lo kok jadi banyak omong? Biasanya juga lo gak peduli apa yang gue lakuin."
"Karna gue abang lo!" Jay sungguh tersulut emosi ketika berbincang dengan Matteo.
Matteo memutar bola matanya jengah, setelah itu Matteo menatap lurus kedepan sambil menopang kepalanya.
Tidak lama setelah itu guru masuk dan memulai pelajaran, Mogy juga sudah tidur dibawah kaki Matteo.
Saat bel istirahat berbunyi, Matteo langsung bergegas menuju ke kelas Jingga, Jay yang melihat hal itu hanya menggelengkan kepalanya.
Davi berdiri disamping bangku Jay. "Jay temenin gue yuk buat nyari Cecep."
Jay mengemasi bukunya lalu bangkit dari duduk. "Ayo."
Davi berbinar, setelah itu mereka berdua bergegas mencari Celio.
KAMU SEDANG MEMBACA
MATTEO [ON GOING]
Genç Kurgu⚠️SLOW UPDATE "Kenapa dimata lo seakan-akan gue gak bisa apa-apa!" "Gue juga pengen bisa jadi lebih baik dari lo! Tapi gue selalu dipandang sebelah mata." "Lo pikir dengan semua yang lo lakuin bisa bikin gue lebih baik? Lo salah! Gue justru dibandi...
![MATTEO [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/328051095-64-k788397.jpg)